Kurs Yen Sesi Amerika 22 Juli Tertekan Profit Taking

249

Masuki perdagangan forex sesi Amerika malam ini (22/7), kurs yen Jepang masih alami profit taking sejak awal perdagangan sesi Asia setelah perdagangan sebelumnya menguat cukup signifikan merespon pernyataan hawkish Gubernur BOJ Haruhiko Kuroda kemarin. Profit taking terjadi menimbang kekuatan dollar AS atas rilis data ekonomi yang menunjang ekspektasi kenaikan Fed rate.

Meskipun Kamis (21/7) kemarin Kuroda menyatakan tidak akan melakukan aksi yang signifikan terhadap kebijakan moneternya namun pasar masih melihat kemungkinan pelonggaran kebijakan menyambut paket stimulus yang akan digelontorkan pemerintah akhir bulan ini.  Untuk perdagangan malam ini dollar AS juga diperkirakan semakin kuat oleh data survey bisnis oleh Markit yang menunjukkan perbaikan yang menambah poin untuk sinyal kenaikan Fed rate.

Pergerakan kurs yen  di  sesi Amerika (12:00:35 GMT) melemah terhadap dollar AS,  USDJPY yang dibuka lebih tinggi pada  105.80 di   awal   perdagangan   (00.00 GMT) naik 0,4% dan nilai pair bergulir berada pada 106,10.

Untuk pergerakan pair hingga akhir perdagangan  sesi malam   berpotensi lemah, sehingga  analyst Vibiz Research Center memperkirakan pair USDJPY selanjutnya dapat naik lagi  ke kisaran  106,35-106.67. Namun jika tidak sampai kisaran tersebut, maka pair dapat turun   kembali ke kisaran 105,45.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here