3 Saham Unggulan Yang Berusaha Merahkan IHSG Awal Pekan

313

Mengakhiri perdagangan saham awal pekan (25/7), pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan  berhasil rebound oleh bargain hunting saham-saham yang 2 hari terakhir alami tekanan jual yang cukup besar. Meski disesi pertama aksi investor asing  tarik modalnya cukup deras melebihi aksi jual  perdagangan sebelumnya namun jelang penutupan asing lakukan bargain hunting yang sangat besar hingga  mencetak net buy sebesar Rp100 miliar.

Perdagangan akhir pekan, IHSG ditutup menguat 0,5 persen pada 5220,80 dan indeks saham unggulan LQ45 juga  ditutup naik 0,62 persen pada 900,15. Penguatan IHSG hari ini dipicu oleh menguatnya  9  sektor saham yang dipimpin oleh  sektor aneka industri dan infrastruktur  dengan penguatan 1,68% dan 1,12% masing-masing. Sektor  yang kuat lainnya seperti  sektor mining, consumer, infrastruktur, property, trade, agri dan manufaktur.

Saham – saham unggulan yang hijaukan 9 sektor hingga  masuk teritori positif seperti saham  ASII, TLKM, JSMR, TBIG, EXCL, KLBF, UNVR, UNTR, PTBA, ITMG, ADRO, SMGR, CPIN, INTP, AALI, BSDE dan AALI.  Sedangkan saham unggulan yang berusaha lemahkan  sektor-sektor tersebut yaitu  saham KAEF, GGRM, BMTR, INCO, LSIP, PTPP, dan ASRI.

Lihat: IHSG 25 Juli Berakhir Naik, Raih 100 Miliar Dana Asing

Perdagangan hari ini hanya 1 sektor saja yang  masuk zona merah   yaitu sektor finance yang anjlok 0,36%. Saham-saham unggulan yang merahkan sektor ini yaitu saham BBCA, BBRI, dan BBNI. Namun terdapat  saham unggulan yang berusaha angkat  sektor ini yaitu saham BBTN.

Lens Hu/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here