Harga Minyak Mentah Terendah 3 Bulan, Bursa Global Melemah

411

Bursa Saham AS ditutup melemah pada perdagangan volume ringan pada akhir perdagangan Selasa dinihari, dengan saham energi tertinggal karena harga minyak sempat mencapai terendah dalam hampir tiga bulan. Indeks Dow Jones ditutup turun 0,42 persen, di 18,493.06, dengan penurunan tertinggi saham Chevron. Indeks S & P 500 ditutup 0,30 persen, pada 2,168.48, dengan sektor energi memimpin sembilan sektor yang lebih rendah . Indeks Nasdaq ditutup turun 0,05 persen, pada 5,097.63.

Bursa Asia pagi ini dibuka lemah mengikuti pelemahan bursa Wall Street. Terpantau Indeks Nikkei turun 1,36% pada 16.393,66. Indeks ASX 200 turun 0,45 % pada 5.508,60. Indeks Kospi turun 0,05% pada 2.013,31.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS pada akhir perdagangan dinihari tadi berakhir turun 2,4 persen, pada 43,13 dollar per barel, tergelincir ke level terendah 3-bulan pada meningkatnya kekhawatiran bahwa kelebihan minyak mentah dan produk olahan global akan menekan pasar. Harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan sentimen kekenyangan pasokan global

Sedangkan harga emas spot pada perdagangan dinihari tadi berakhir turun 0,57 persen pada 1,314.44. dollar per tory ons, setelah berita positif dari hasil pertemuan negara G-20 memberikan harapan penguatan ekonomi global. harga emas pada perdagangan selanjutnya berpotensi bergerak sideways menantikan pertemuan Federal Reserves AS dan Bank of Japan pekan ini.

Dari pasar valas, Dolar AS turun tipis pada Senin karena investor melihat ke depan untuk pertemuan bank sentral dimana Federal Reserve AS akan melakukan pertemuan dua hari pada Rabu dan Bank of Japan akan bertemu pada hari Jumat.. EURUSD naik 0.16% pada 1.0993. GBPUSD naik 0.23 % pada 1.3136.  USDJPY turun 0.23 %, pada 106.14. Dollar AS diperkirakan akan bergerak naik jika data new Home Sales AS malam nanti terealisir meningkat.

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan awal pekan Senin (25/07) berakhir naik 0,45 persen pada 5220.80. Penguatan IHSG terdorong aksi bargain hunting.. Pelemahan bursa Wall Street dan merosortnya harga minyak mentah ke posisi terendah 3 bulan dapat memberikan sentiment negatif bagi IHSG.   Namun optimism ekonomi Indonesia diharapkan dapat mengangkat IHSG hari ini. IHSG  untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan akan ada di kisaran support 5186-5204 dan resisten 5233-5244. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: WTON, INCO, SRIL dan KAEF..

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini adalah  Data PDB Kuartal Kedua pendahuluan Korsel, Produksi Industri Singapura Juni,   Data Perdagangan Hong Kong, Markit Composite & Service PMI Flash AS Juli, Consumer Confidence Juli, New Home Sales Juni AS

 

Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here