Indeks Nikkei 26 Juli Dibuka Lemah Terganjal Penguatan Yen

476
indeks nikkei

Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada awal perdagangan Selasa (26/07) dibuka negatif, saat ini terpantau turun –248,07 poin atau -1,49% persen di 16.372,22. Pelemahan indeks Nikkei terpicu penguatan Yen.

Lihat : Akhir Bursa Tokyo 25 Juli Turun Tipis; Saham Nintendo Anjlok 18 Persen

Mata uang yen menguat setelah laporan media lokal menunjukkan paket stimulus yang sangat diantisipasi pemerintah mungkin tidak memenuhi harapan.

Di Jepang, harian bisnis Nikkei melaporkan pemerintah Perdana Menteri Shinzo Abe sedang mencari suntikan 6 triliun yen ($ 56.7 miliar) di pengeluaran fiskal langsung ke dalam perekonomian selama beberapa tahun ke depan. Jumlah itu dua kali lipat dari apa yang awalnya direncanakan, Nikkei mengatakan, itu akan diumumkan pada awal 2 Agustus.

Paket stimulus fiskal akan didanai melalui anggaran tambahan, rencana pengeluaran fiskal 2017 dan fasilitas pinjaman lainnya, Nikkei melaporkan.

Tapi itu mungkin telah mengecewakan pasar setelah sebelumnya dijanjikan sebanyak 10 triliun-20 triliun yen dalam stimulus fiskal.

Mata uang Jepang melonjak, dengan pasangan dolar / yen diperdagankgan di 104,90, turun dari tingkat atas 107 pekan lalu.

Saham ekspor Jepang datang di bawah tekanan, dengan saham Toyota turun 2,14 persen, Nissan turun 2,13 persen, Sony turun dengan 1,17 persen dan Canon turun 1,77 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau naik 270,00 poin atau 1,63% pada 16,340, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,610.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Nikkei berpotensi melemah dengan penguatan Yen. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 15,831-15,339, dan kisaran Resistance 16,856-17,348.


Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here