Bursa Seoul 27 Juli Berakhir Lemah Tertekan Profit Taking

322
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Rabu (27/07), indeks Kospi berakhir turun –2,29 poin, atau -0,11 persen, pada 2025.05. Pelemahan indeks Kospi tertekan aksi profit taking investor dengan kewaspadaan menjelang keputusan kebijakan suku bunga The Fed AS.

Lihat : Indeks Kospi 27 Juli Bergerak Flat Dengan Tarik Menarik Sentimen

Komite Pasar Terbuka Federal Researve AS dijadwalkan untuk menyimpulkan hasil pertemuan dua hari yang dimulai Rabu sore waktu AS dengan pernyataan kebijakan moneter. Pasar tidak mengharapkan Fed untuk menaikkan suku bunga, tapi akan mencermati untuk indikasi pada waktu kenaikan berikutnya.

Aksi profit taking juga terjadi memanfaatkan kenaikan saham-saham, dimana pada akhir perdagangan kemarin indeks Kospi mencapai posisi tertinggi pada tahun 2016 ini. Kenaikan indeks terdukung peningkatan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan kuartal kedua.

Data yang dirilis oleh bank sentral Korea Selatan menunjukkan produk domestik bruto negara (PDB) tumbuh sebesar 0,7 persen pada kuartal pada kuartal kedua 2016, sejalan dengan jajak pendapat Reuters.

Konsumsi swasta, pengeluaran investasi bangunan, fasilitas investasi dan kekayaan intelektual produk investasi meningkat. Produksi di bidang manufaktur, konstruksi dan jasa naik.

Pada tahunan pertumbuhan PDB kuartal kedua naik 3,2 persen, dibandingkan dengan ekspektasi pasar untuk kenaikan 2,9 persen.

Lihat : PDB Q2 Korsel Naik 0,7 Persen Dengan Tingkat Suku Bunga 1,25 Persen

Pada akhir perdagangan sore ini, saham-saham kapital besar mixed. Saham Samsung Electronics Co turun -0,92 persen, saham Amorepacific merosot -3,34 persen, saham Hyundai Mobis naik 0,76 persen, saham SK Hynix melonjak 3,9 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau naik 0,05 poin atau 0,02% pada 253.35, naik dari posisi penutupan sebelumnya pada 253.30.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak naik dengan sentimen The Fed AS akan mempertahankan suku bunga tetap. Namun Indeks juga akan mencermati pergerakan harga minyak mentah dan bursa Wall Street. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 250.12-247.23 dan kisaran Resistance 256.33-259.77.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here