Bursa Tokyo 29 Juli Naik Terbantu Sektor Keuangan; Mingguan Masih Negatif

355

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Jumat (29/07), indeks Nikkei berakhir naik 92,43 poin, atau 0,56 persen, di 16.569,27. Penguatan indeks Nikkei terdukung kenaikan saham-saham perbankan dan asuransi, mengimbangi kekecewaan pelonggaran kebijakan Bank of Japan yang di bawah harapan yang tinggi dari investor. Secara mingguan indeks Nikkei turun 0,35 persen, sebagian besar tertekan penguatan Yen. 

Lihat : Indeks Nikkei 29 Juli Dibuka Lemah Terpicu Penguatan Yen

Saham-saham sektor keuangan melonjak karena investor membeli saham terkait keputusan bank sentral untuk menahan pemotongan suku bunga yang dikenakan pada sebagian dari kelebihan cadangan lembaga keuangan yang diparkir di BOJ lebih dalam wilayah negatif.

BOJ memperluas stimulus moneter pada hari Jumat melalui peningkatan dalam pembelian dana ETF, tapi mempertahankan target basis uangnya pada 80 triliun yen ($ 775.000.000.000) serta laju pembelian aset lainnya termasuk obligasi pemerintah Jepang.

Lihat : BOJ Pertahankan Suku Bunga Negatif, Tingkatkan Pembelian ETF

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau turun 150,00 poin atau 0,90% pada 16,460, turun dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,610.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei akan berpotensi melemah terbatas dengan penguatan Yen. Namun perlu dicermati pergerakan bursa Wall Street malam ini yang jika menguat dengan meningkatnya GDP kuartal kedua AS, dapat membantu kenaikan indeks. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 15,995-15,462, dan kisaran Resistance 16,979-17,430.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here