IHSG 1 Agustus Sesi 1 Melonjak 2,3 Persen, Raih 707 Miliar Dana Asing

375

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Senin  (01/08), IHSG naik 121,31 poin atau 2,33% pada 5337,31. Penguatan IHSG terdorong aksi beli saham yang dipicu penguatan Rupiah dan meningkatnya realisasi investasi Indonesia.

Terpantau Siang ini Rupiah menguat terhadap dollar AS. Pasangan kurs USDIDR melemah 0,51persen pada 13,045.

Pelemahan dollar AS meluas setelah pertumbuhan ekonomi AS kuartal kedua melambat, dibawah ekspektasi analis.

Lihat : Pertumbuhan Ekonomi AS Q2 Meningkat 1,2 Persen

Penguatan IHSG juga didukung optimisme ekonomi Indonesia setelah realisasi investasi Indonesia kuartal kedua cetak rekor tertinggi.

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) hari Jumat (29/7) mengumumkan realisasi investasi di Indonesia periode kuartal kedua tahun ini yang berhasil mencetak rekor. Dari laporan BKPM tersebut, realisasi investasi yang masuk ke tanah air mencapai Rp151,6 triliun. Jumlah ini baru mencapai 25% dari target sepanjang tahun sebesar Rp594,8 triliun.

Jika dibandingkan dengan kuartal kedua tahun lalu, jumlah pencapiaan investasi periode tahun ini   hanya  naik 12,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Bagi BKPM, jumlah realisasi kuartal kedua lalu merupakan rekor tertinggi realisasi investasi di Indonesia.

Lihat : Realisasi Investasi Indonesia Kuartal Kedua Cetak Rekor

Aksi beli saham juga terjadi memanfaatkan pelemahan harga-harga saham setelah akhir pekan kemarin IHSG merosot 1,57 persen.

IHSG siang ini terdukung oleh semua  sektor yang berada di zona positif, dengan penguatan tertinggi pada sektor Konsumer yang melonjak 3,32%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 197 saham menguat, sedangkan 104 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 3,79 miliar saham dengan nilai mencapai 4,46 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 181.890 kali.

Lihat : IHSG 1 Agustus Dibuka Naik Mantap 1,3 Persen

Penguatan Rupiah mendorong aksi beli saham investor asing siang ini berlangsung. Terpantau siang ini dana asing yang masuk pasar modal mencapai Rp. 770,01 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan optimisme ekonomi Indonesia. Namun perlu tetap diwaspadai aksi profit taking. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5308-5277, dan kisaran Resistance 5368-5399.

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here