Inflasi Indonesia Bulan Juli 2016 Terendah Dalam 6 Tahun

421

Kantor statistik nasional Indonesia (BPS ) hari Senin (1/8) mengumumkan inflasi bulan Juli 2016 alami peningkatan secara bulanan, dimana tertinggi sejak Desember 2015. Namun secara tahunan tingkat inflasi bulan tersebut merupakan yang terendah sejak bulan Desember 2009 atau 6 tahun lebih yang saat itu berada di posisi 2,78%.

Dari laporan BPS, Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 125,15 atau  naik 3,21 persen secara tahunan pada bulan Juli 2016, dibandingkan dengan 3,45 persen pada Juni. Data ini lebih rendah dari perkiraan pasar sebelumnya untuk kenaikan inflasi ke 3,37 persen.  Secara bulanan inflasi bulan ketujuh tahun ini alami kenaikan 0,69%.

Indonesia Inflation Rate

Kenaikan harga terjadi pada harga makanan mentah (6,81 persen dari 7,77 persen pada bulan Juni), makanan olahan (6,19 persen dari 6,16 persen), perumahan & utilitas (1,29 persen dari 1,18 persen), pakaian (4,30 persen dari 4,24 persen), kesehatan (4,40 persen dari 4,39 persen) dan pendidikan (377 persen dari 3,59).

Sebaliknya, biaya transportasi turun 1,49 persen melanjutkan penurunan 0,99 persen pada bulan Juni. Inflasi inti naik 3,49 persen dari tahun sebelumnya, laju inflasi  yang sama dengan bulan Juni. Sementara itu pasar mengharapkan inflasi inti naik 3,59 persen.

Jika melihat dari target  atau sasaran inflasi yang harus dicapai oleh Bank Indonesia berkoordinasi dengan Pemerintah, pencapaian tingkat inflasi  bulan Juli  masih sesuai dengan target. Target yang harus dicapai pada tahun 2016  4%  dengan deviasi ±1%.

Joel/VMN/VBN/ Analyst at Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here