Bursa Seoul 2 Agustus Berakhir Negatif Setelah Penurunan Inflasi

279
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Selasa (02/08), indeks Kospi berakhir turun  –10,58 poin, atau -0,52 persen, ke 2019.03. Pelemahan indeks Kospi terpengaruh pelemahan inflasi Korea Selatan.

Lihat : Indeks Kospi 2 Agustus Dibuka Lemah Tergerus Anjloknya Minyak Mentah

Inflasi harga konsumen Korea Selatan jatuh pada bulan Juli ke level terendah dalam 10 bulan di 0,7 persen di belakang efek lanjutan dari harga minyak mentah yang rendah, sebuah laporan pemerintah menunjukkan, Selasa (02/08).

Harga konsumen naik 0,7 persen pada Juli dari tahun sebelumnya, menurut Statistik Korea. Ini menandai terendah dalam 10 bulan sejak September tahun lalu.

Lihat : Inflasi Korea Selatan Juli Turun Terendah 10 Bulan

Pada akhir perdagangan saham-saham kapital besar sebagian besar melemah. Saham Samsung Electronics turun -1,08 persen, saham Korea Electric Power naik 2,11 persen, saham Hyundai Motor turun -1,37 persen, saham Amorepacific turun -0,13 persen, saham Hyundai Mobis turun -1,91 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -2,10 poin atau -0,83% pada 252.20, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 254.30.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak positif jika data ekonomi Korea Selatan mencatatkan hasil positif. Namun Indeks juga akan mencermati pergerakan harga minyak mentah dan bursa Wall Street. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 249.64-246.52 dan kisaran Resistance 255.61-258.74.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here