Harga Minyak Mentah Sesi Asia Naik Tipis, Sentimen Kelebihan Pasokan Membayangi

280

Harga minyak mentah naik tipis pada awal perdagangan Selasa setelah minyak mentah AS tembus di bawah $ 40 per barel pada sesi sebelumnya, namun para pedagang mengatakan pasar bahan bakar terus dirundung kelebihan produksi.

Kenaikan tipis harga minyak mentah didukung pelemahan tipis dari dollar AS. terpantau indeks dollar AS melemah 0,05 persen terhadap sekeranjang mata uang utama.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) berada di $ 40,16 per barel pada 0148 GMT, naik 10 sen dari penutupan terakhir setelah merosot di bawah $ 40 untuk pertama kalinya sejak April sesi sebelumnya.

Harga minyak mentah berjangka patokan Internasional Brent diperdagangkan pada $ 42,34 per barel, naik 20 sen dari penutupan terakhir mereka.

Meskipun harga sedikit lebih tinggi Selasa pagi, analis mengatakan bahwa kelebihan minyak mentah serta sektor penyulingan masih membebani pasar.

Akibatnya, penyuling kemungkinan akan mengurangi pesanan untuk bahan baku minyak mentah baru, menempatkan lebih banyak tekanan jangka pendek pada harga.

“Pertumbuhan permintaan minyak mentah akan melemah sebagai kelanjutan dalam reaksi moderat sektor penyulingan terhadap margin rendah. Hal ini akan menghasilkan penarikan persediaan bahan bakar yang lebih besar, tetapi dengan mengorbankan perlambatan dalam persediaan minyak mentah,” kata BMI Research dalam sebuah catatan kepada klien.

Dalam tanda pasar yang jenuh, persediaan sulingan light Singapura sekitar 15 juta barel, naik dari 13 juta barel pada akhir Juni, dan dekat dengan rekor.

Sebagai hasil dari pasar kelebihan pasokan, secara keseluruhan margin kilang bahan bakar Singapura sekarang rata-rata sekitar $ 3.50 per barel, sepertiga tertinggi 2016 mereka sejak Januari.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya berpotensi melemah dengan sentimen kekenyangan pasokan global. Harga diperkirakan akan menembus kisaran Support $ 39,60 – $ 39,10, dan jika harga naik akan menembus kisaran Resistance 40,60 – $ 41,10.


Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here