Imbal Hasil Utang 10 Tahun Jepang Naik Tertinggi Sejak Maret

383

Kontrak pada indeks Euro Stoxx 50 turun 0,5 persen. Saham Jepang anjlok terburuk dalam hampir empat minggu yang memimpin kemerosotan ekuitas di Asia, sementara pasar Hong Kong telah ditutup karena serangan topan. Imbal hasil 10-tahun utang Jepang naik 8,5 basis poin menjadi minus 0,06 persen, ke level tertinggi sejak Maret lalu sementara yen semakin kuat. Tembaga memimpin kenaikan dalam industri logam.

Minyak telah merosot lebih dari 20 persen dari puncaknya yang sempat dicapai pada bulan Juni, dengan Arab Saudi memotong harga minyak mentah yang dijual ke Asia dan kenaikan lebih lanjut akan hasil pengeboran di AS yang memicu kejatuhan harga minyak sampai 3,7 persen di hari Senin kemarin.

Pemerintah Jepang akan mengungkapkan rincian paket stimulus yang bernilai 28 triliun ($ 273 miliar) paket stimus di hari Selasa ini. Reserve Bank of Australia menurunkan suku bunga acuan ke rekor 1,5 persen pada pertemuan Selasa.
MSCI Asia Pacific Index tergelincir 0,8 persen pada 07:22 di London setelah naik selama enam hari berturut-turut, dipimpin sektor energi dan barang-barang konsumen yang meluncur lebih dari 1,2 persen.

Pemerintah Jepang akan mengumumkan 4.6 triliun ¥ ($ 45 miliar) pengeluaran ekstra untuk tahun fiskal saat ini. Pemerintah dan bank sentral telah menghadapi tekanan untuk bereaksi setelah 17 persen lonjakan yen tahun ini diperburuk kekhawatiran bahwa inflasi mengendur dan Program Abenomics kehilangan kekuatannya.
Indeks Topix Jepang melemah 1,6 persen karena indeks Kospi di Seoul turun 0,5 persen. S & P / ASX 200 Index Australia turun 0,8 persen, sedangkan indeks komposit Shanghai naik 0,3 persen.

The Bloomberg Dollar Spot Index, yang mengukur greenback terhadap 10 rekan-rekan, jatuh untuk kelima kalinya dalam enam hari. Yen menguat 0,2 persen menjadi 102,17 per dolar menjelang pengumuman stimulus.
Dolar Australia menguat 0,1 persen menjadi 75,43 sen AS, membalikkan penurunan sebelumnya. Sementara ekonomi Australia tumbuh lebih cepat dari perkiraan bank sentral, inflasi inti dan pertumbuhan upah yang baik.
Imbal hasil obligasi Australia 10-tahun turun empat basis poin ke belum pernah terjadi sebelumnya 1,826 persen.

Selasti/ VMN/VBN/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here