Meski Rupiah Selasa Pagi Terpangkas, Modal Asing Masih Banjiri Bursa

422

Mengamati pergerakan kurs rupiah ditengah perdagangan valas dan antar bank tanah air hari Selasa (02/08)  setelah berhasil mencapai posisi penguatan tertinggi dalam 15 bulan pada awal pekan (01/08) retreat oleh profit taking. Aksi ambil untung investor asing juga dipicu oleh momentum reboundnya dollar AS.  Namun pelemahan pagi ini tidak sejalan dengan penguatan kurs yang dilakukan BI untuk perdagangan hari ini.

Meskipun rupiah Selasa pagi alami tekanan namun tidak membuat investor asing tertekan kuat sehingga masih terus setor modalnya, dimana  tercetak net buy asing sebanyak Rp131 miliar lebih beberapa saat setelah dibuka.  Aksi  investor asing ini  masih membuat IHSG pagi ini terus mendaki  medekati kisaran 5400.

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot pagi ini bergerak negatif dengan posisi penurunan  0,21% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13075/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13050/US$.  Demikian  untuk  kurs Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini  menguat ke  13079  dari  posisi 13080  perdagangan hari Senin (29/07).

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  berpotensi melemah hingga akhir perdagangan  oleh bangkitnya kembali fundamental dollar AS, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13092 resistance  13048.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here