Bursa Seoul 3 Agustus Berakhir Turun 1 Persen Terganjal Pelemahan Won dan Pertumbuhan Industri

352
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Rabu (03/08), indeks Kospi berakhir turun  –24,24 poin, atau -1,20 persen, ke 1994.79. Pelemahan indeks Kospi terpengaruh pelemahan Won dan pertumbuhan industri.

Lihat : Indeks Kospi 3 Agustus Dibuka Negatif Tertekan Pelemahan Wall Street dan Won

Mata uang Won melemah terhadap dollar AS. Pasangan kurs USDKRW menguat 0,67 persen pada 1,117.56. Pelemahan mata uang Won terjadi seiring melemahnyan inflasi Korea Selatan bulan Juli.

Inflasi harga konsumen Korea Selatan jatuh pada bulan Juli ke level terendah dalam 10 bulan di 0,7 persen di belakang efek lanjutan dari harga minyak mentah yang rendah, sebuah laporan pemerintah menunjukkan, Selasa (02/08).

Harga konsumen naik 0,7 persen pada Juli dari tahun sebelumnya, menurut Statistik Korea. Ini menandai terendah dalam 10 bulan sejak September tahun lalu.

Lihat : Inflasi Korea Selatan Juli Turun Terendah 10 Bulan

The Korea Development Bank pada hari Rabu (03/08) mengatakan industri utama negara itu bisa mencatat pertumbuhan negatif pada semester kedua tahun ini.

Pemberi pinjaman kebijakan Korea Selatan mengatakan prospek jalur pelayaran dan galangan kapal yang “sangat buruk”, sementara menggambarkan bisnis mobil, baja, mesin dan industri konstruksi sebagai “sedikit buruk” dalam sebuah laporan baru.

Pembuat kapal Korea Selatan telah berada di bawah tekanan keuangan yang parah dalam menghadapi penurunan pesanan baru di tengah kemerosotan berkepanjangan dalam perekonomian dunia.

KDB mengatakan mereka memperkirakan pesanan kapal untuk terjun 92,3 persen tahun ini dari tahun sebelumnya. Ia juga mengatakan agar backlog bisa menurun 33,5 persen tahun ini dari tahun sebelumnya.

Lihat : KDB : Pertumbuhan Industri Utama Korea Selatan Negatif Semester Dua

Pada akhir perdagangan saham-saham kapital besar sebagian besar melemah. Saham Samsung Electronics turun -1,61 persen, saham Korea Electric Power naik 0,8 persen, saham Hyundai Motor turun -1,12 persen, saham Amorepacific turun -2,65 persen, saham Hyundai Mobis turun -2,14 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -3,20 poin atau -1,27% pada 249.00, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 252.20.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak lemah dengan pelemahan ekonomi domestik. Namun Indeks juga akan mencermati pergerakan harga minyak mentah dan bursa Wall Street. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 246.09-243.11 dan kisaran Resistance 252.06-255.33.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here