IHSG 3 Agustus Dibuka Turun Tertekan Pelemahan Bursa Global

355

Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan Rabu (02/08) dibuka turun 6,50 poin atau 0,12 persen pada 5366,82. Pelemahan IHSG tertekan pelemahan bursa global.

Bursa Saham AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu dinihari tadi tertekan pelemahan minyak mentah AS yang berakhir di bawah $ 40 untuk pertama kalinya sejak April dan Indeks Dow Jones ditutup melemah untuk hari ketujuh berturut-turut. Indeks Dow Jones ditutup turun 0,49 persen, di 18,313.77, dengan penurunan tertinggi saham Pfizer. Indeks S & P 500 berakhir turun 0,64 persen pada 2,157.03, dengan sektor konsumen memipin sembilan sektor yang lebih rendah. Indeks Nasdaq ditutup turun 0,9 persen, di 5,137.73.

Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Negatif Terganjal Pelemahan Minyak Mentah

Sedangkan Pasar Saham Eropa berakhir jauh ke dalam wilayah negatif pada Selasa malam, karena kekhawatiran atas kesehatan bank pemberi pinjaman terus membebani sentimen.

Indeks Pan-Eropa STOXX 600 berakhir turun 1,29 persen, dengan semua sektor mencatat kerugian.

Lihat : Bursa Eropa Merosot 1 Persen Tergerus Kinerja Buruk Bank Pemberi Pinjaman

Pagi ini bursa Asia juga melemah. Semua indeks utama kawasan Asia berada di zona merah, tertekan pelemahan bursa Wall Street dan stimulus Jepang yang mengecewakan.

IHSG pada awal perdagangan tertekan oleh 6 sektor yang berada di zona negatif dengan pelemahan tertinggi sektor perdagangan yang turun 0,39%. Pada pagi ini tercatat 117 saham menguat, sedangkan 65 saham melemah. Sampai saat ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak lebih 452 juta saham dengan nilai mencapai lebih 407 miliar, dengan frekuensi perdagangan sebanyak lebih 22.400 kali.

Namun pagi ini aksi beli saham investor asing masih berlangsung. Terpantau pagi ini dana asing yang masuk pasar modal mencapai Rp. 27,15 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi melemah terbatas dengan pelemahan bursa global. Namun diharapkan optimisme ekonomi mengangkat kembali IHSG. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5345-5313, dan kisaran Resistance 5405-5438.


Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here