IHSG 3 Agustus Sesi 1 Flat Tertekan Profit Taking

300

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Rabu (03/08), IHSG bergerak flat, turun 6,89 poin atau 0,13% pada 5366,43. Pelemahan IHSG tertekan aksi profit taking dipicu pelemahan bursa global.

Bursa Saham AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Rabu dinihari tadi tertekan pelemahan minyak mentah AS yang berakhir di bawah $ 40 untuk pertama kalinya sejak April dan Indeks Dow Jones ditutup melemah untuk hari ketujuh berturut-turut. Indeks Dow Jones ditutup turun 0,49 persen, di 18,313.77, dengan penurunan tertinggi saham Pfizer. Indeks S & P 500 berakhir turun 0,64 persen pada 2,157.03, dengan sektor konsumen memipin sembilan sektor yang lebih rendah. Indeks Nasdaq ditutup turun 0,9 persen, di 5,137.73.

Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Negatif Terganjal Pelemahan Minyak Mentah

Sedangkan Pasar Saham Eropa berakhir jauh ke dalam wilayah negatif pada Selasa malam, karena kekhawatiran atas kesehatan bank pemberi pinjaman terus membebani sentimen.

Indeks Pan-Eropa STOXX 600 berakhir turun 1,29 persen, dengan semua sektor mencatat kerugian.

Lihat : Bursa Eropa Merosot 1 Persen Tergerus Kinerja Buruk Bank Pemberi Pinjaman

Pagi ini bursa Asia juga melemah. Sebagian besar indeks utama kawasan Asia berada di zona merah, tertekan pelemahan bursa Wall Street dan stimulus Jepang yang mengecewakan. Hanya indeks Shanghai yang masih bergerak di zona hijau.

IHSG siang ini tertekan oleh 5 sektor yang berada di zona negatif, dengan pelemahan tertinggi pada sektor Perdagangan yang turun 0,52%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 151 saham menguat, sedangkan 155 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 3,73 miliar saham dengan nilai mencapai 3,96 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 171.926 kali.

Lihat : IHSG 3 Agustus Dibuka Turun Tertekan Pelemahan Bursa Global

Siang ini aksi profit taking investor asing berlangsung. Terpantau siang ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 49,82 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi melemah terbatas dengan pelemahan bursa global. Namun diharapkan optimisme ekonomi mengangkat kembali IHSG. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5338-5305, dan kisaran Resistance 5398-5430.

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here