KDB : Pertumbuhan Industri Utama Korea Selatan Negatif Semester Dua

259

The Korea Development Bank pada hari Rabu (03/08) mengatakan industri utama negara itu bisa mencatat pertumbuhan negatif pada semester kedua tahun ini.

Pemberi pinjaman kebijakan Korea Selatan mengatakan prospek jalur pelayaran dan galangan kapal yang “sangat buruk”, sementara menggambarkan bisnis mobil, baja, mesin dan industri konstruksi sebagai “sedikit buruk” dalam sebuah laporan baru.

Pembuat kapal Korea Selatan telah berada di bawah tekanan keuangan yang parah dalam menghadapi penurunan pesanan baru di tengah kemerosotan berkepanjangan dalam perekonomian dunia.

KDB mengatakan mereka memperkirakan pesanan kapal untuk terjun 92,3 persen tahun ini dari tahun sebelumnya. Ia juga mengatakan agar backlog bisa menurun 33,5 persen tahun ini dari tahun sebelumnya.

Pembuat kapal Korea Selatan memiliki total 273 juta gross ton kompensasi senilai backlog order hingga kuartal pertama tahun ini, yang bisa menjaga galangan kapal mereka sibuk selama 25 bulan.

Tiga galangan kapal besar negara – Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Samsung Heavy Industries dan Hyundai Heavy Industries – telah melaksanakan program restrukturisasi besar-besaran untuk mengatasi pemasangan kerugian.

KDB juga mengatakan mereka memperkirakan produksi tahunan mobil jatuh 4,5 persen tahun ini dari tahun sebelumnya karena permintaan domestik untuk mobil baru telah menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan dan ekspor telah menurun.

Penjualan domestik pembuat mobil asal Korea Selatan anjlok 10,6 persen pada tahun ke 121.144 unit pada bulan Juli, sementara gabungan penjualan luar negeri mereka juga menderita mundur 3,8 persen menjadi 524.380.

KDB juga mengatakan pesanan luar negeri dimenangkan oleh perusahaan konstruksi Korea Selatan bisa jatuh 29,1 persen tahun ini dari tahun sebelumnya karena dampak dari harga minyak rendah.

Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here