Bursa Tokyo 5 Agustus Berakhir Flat; Mingguan Merosot 2 Persen

358
indeks nikkei

Di akhir perdagangan bursa saham Jepang Jumat (05/08), indeks Nikkei ditutup datar pada 16,254.45, gagal mempertahankan penguatan pagi,

Indeks Nikkei membukukan kerugian mingguan 2 persen. Awal pekan ini, saham Jepang melemah tertekan penguatan yen karena investor tampaknya telah kecewa dengan langkah-langkah stimulus yang diumumkan oleh pemerintah dan bank sentral di Jepang.

Lihat : Indeks Nikkei 5 Agustus Dibuka Naik Terpicu Pelemahan Yen

Tidak semua analis yakin bahwa kebijakan moneter BOJ bekerja. Sejak bank sentral mengumumkan pekan lalu bahwa hanya akan meningkatkan pembelian dari exchange-traded funds (ETF), sekaligus menjaga tingkat suku bunga dan pembelian obligasi pemerintah Jepang (JGB) tidak berubah, hasil JGB telah meningkat.

Yield bergerak terbalik terhadap harga obligasi dan yield yang relatif lebih tinggi terlihat di sesi terakhir menunjukkan investor menjual JGB.

Pada saat yang sama, pemerintah telah mengumumkan perluasan belanja fiskal dalam bentuk paket stimulus ¥ 28000000000000.

Pada hari Jumat, hasil pada JGB benchmark 10-tahun turun tipis menjadi negatif 0,089 persen, dibandingkan dengan tingkat Kamis dekat negatif 0,077 persen. Dua minggu sebelumnya, hasil melayang di bawah negatif 0.240 persen.

Yen Jepang diperdagangkan pada 101,02 per 02:25 HK / SIN, mirip dengan tingkat pada Kamis sore waktu setempat.

Dalam berita perdagangan, saham Nikon naik untuk menutup 4,39 persen, lebih rendah dari kenaikan 8 persen dalam perdagangan awal, setelah perusahaan mengumumkan hasil pendapatan kuartal pertama pada hari Kamis. Pembuat elektronik ini melaporkan laba bersih naik 176,2 persen menjadi ¥ 11490000000 ($ 113.310.000), naik dari ¥ 4160000000 dalam tiga bulan yang berakhir 30 Juni 2015. Untuk setahun penuh, Nikon meninggalkan perkiraan laba bersih tidak berubah pada 30 miliar yen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau naik 30,00 poin atau 0,19% pada 16,240, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,210.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya, indeks Nikkei akan mencermati data Non Farm Payrolls AS yang jika menguat berpotensi menguatkan dollar AS dan menekan bursa. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 15,799-15,297, dan kisaran Resistance 16,762-17,223.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

[td_block3 category_id=”8131″ limit=”3″custom_title=”ADVERTORIAL” ajax_pagination=”next_prev”]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here