Harga Kopi Arabica Akhir Pekan Turun; Mingguan Merosot 2,5 Persen

377

Harga kopi arabika ICE naik di akhir perdagangan Sabtu dini hari (06/08), terpicu penguatan mata uang Real Brazil.

Pada penutupan perdagangan mata uang kemarin Real Brazil menguat terhadap dolar AS. Pasangan kurs USDBRL berakhir turun -0,89 persen pada 3.1628.

Real Brazil naik ke level terkuat terhadap dolar AS dalam lebih dari satu tahun pada hari Jumat sebelum dolar AS pulih menahan kerugian lebih jauh setelah rilis laporan pekerjaan AS yang kuat.

Dealer mengatakan kenaikan Real Brazil membuat penjualan kurang menarik bagi produsen lokal dan harus memperlambat ekspor dari pemasok top dunia kopi arabica.

Lihat : Harga Kopi Arabica ICE Naik 1 Persen Terbantu Penguatan Real Brazil

Harga kopi arabika berjangka di penutupan perdagangan Sabtu dini hari tadi mengalami penguatan. Harga kopi arabika berjangka bulan September 2016 naik sebesar 0,40 dollar atau setara dengan 0,28 persen dan ditutup pada posisi 1.4250 dollar per pon.

Secara mingguan harga kopi arabica masih merosot -2,53 persen, sebagian besar tertekan penguatan dollar AS dan penurunan penjualan di Brazil.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kopi arabica berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi lemah dengan potensi penguatan dollar AS dengan menguatnya data non farm payrolls AS yang meningkatkan harapan kenaikan suku bunga AS.

Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Support di posisi 1,3950 dollar dan 1,3650 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan dihadapi jika terjadi penguatan ada pada posisi 1,4550 dollar dan 1,4850 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here