Indeks Nikkei 8 Agustus Dibuka Naik 2 Persen Terdukung Pelemahan Yen

325
nikkei

Indeks Nikkei di Bursa Jepang pada awal perdagangan Senin (08/08) dibuka positif, saat ini terpantau naik 331,39 poin atau 2,04% persen di 16.585,84. Penguatan indeks Nikkei terpicu pelemahan Yen.

Lihat : Bursa Tokyo 5 Agustus Berakhir Flat; Mingguan Merosot 2 Persen

Di pasar mata uang, yen Jepang relatif melemah terhadap dolar, perdagangan serendah 102,25 pagi. Pada 08:21 HK / SIN, pasangan dolar / yen diperdagangkan pada 101,99, dibandingkan dengan tingkat dekat 100,8 pada minggu sebelumnya.

Pelemahan Yen terjadi dengan menguatnya dollar AS setelah data pekerjaan AS naik melebihi perkiraan.

Penciptaan pekerjaan AS naik lebih dari yang diperkirakan untuk bulan kedua berturut-turut pada bulan Juli dan upah naik, memperkuat ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, dan meningkatkan probabilitas kenaikan suku bunga Federal Reserve tahun ini.

Nonfarm payrolls naik 255.000 pekerjaan setelah direvisi naik 292.000 pada bulan Juni, dengan penciptaan pekerjaan berbasis luas di seluruh sektor ekonomi, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada hari Jumat. Ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan payrolls meningkat 180.000 pada bulan Juli.

Lihat : Non Farm Payrolls dan Upah Naik Diatas Perkiraan, Proyeksi Kenaikan Suku Bunga AS Menguat

Pada awal perdagangan pagi ini saham-saham eksportir menguat. Saham Toyota diperdagangkan naik 1,7 persen, saham Nissan lebih tinggi sebesar 1,6 persen dan saham Mazda Motor melonjak 3,71 persen.

Sedangkan untuk indeks Nikkei berjangka terpantau naik 360,00 poin atau 2,22% pada 16,570, naik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya pada 16,210.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Nikkei berpotensi naik dengan pelemahan Yen terpicu penguatan dollar AS setelah menguatnya data Non Farm Payrolls. Secara teknikal Indeks Nikkei akan bergerak dalam kisaran Support 16,009-15,506, dan kisaran Resistance 17,056-17,558.


Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here