Surplus Perdagangan Tiongkok Juli Naik Tertinggi 6 Bulan, Ekspor Melemah 4 Bulan Berturut

332

Surplus perdagangan Tiongkok melebar ke tertinggi enam bulan pada bulan Juli, dengan merosot tajamnya impor dan ekspor masih terus menurun empat bulan berturut yang bisa menyebabkan masalah untuk ekonomi terbesar kedua di dunia ini.

Surplus perdagangan Tiongkok mencapai US $ 52.3 miliar pada bulan Juli dari $ 48.11 miliar bulan sebelumnya, datang lebih besar dari perkiraan pasar dari $ 48,00 miliar.

china-balance-of-trade (5)

Impor anjlok 12,5% year-on-year pada bulan Juli, hampir dua kali lipat penurunan yang diperkirakan oleh analis.

Ekspor juga jauh lebih lemah dari yang diperkirakan, meluncur 4,4% dibandingkan periode yang sama, menandai bulan keempat berturut-turut ekspor telah jatuh. Pasar memperkirakan pada kenaikan 3,2% di ekspor pada bulan Juli.

Dalam mata uang yuan, neraca perdagangan naik dari surplus 311,20 pada bulan Juni untuk 311,85 bulan lalu, menurut data bea cukai dari Beijing, Senin (08/08), dengan ekspor naik 2,9% year-on-year, dan impor meluncur 5,7%.

Impor lebih rendah sebagian besar mencerminkan harga komoditas global jauh lebih lemah dibandingkan dengan tahun lalu, namun, penurunan berkelanjutan dalam ekspor menunjukkan permintaan luar negeri untuk barang-barang yang dibuat Tiongkokmterus moderat.

Jika penurunan ekspor terus berlanjut, ekonomi Tiongkok bisa mulai melambat lebih cepat.

Hasilnya adalah bahwa pembuat kebijakan diminta melakukan tindakan jika permintaan luar negeri terus menurun.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here