Obligasi Dunia Menguat Karena Komitmen Yang Kuat Dari Bank Sentral

247

Obligasi maju di seluruh dunia, didorong oleh komitmen bank sentral untuk meningkatkan pertumbuhan dan prospek menurunnya tingkat inflasi disebabkan turunnya harga komoditas. Pound jatuh untuk hari kelima setelah Bank of England mengumumkan rencana pembelian utang untuk memerangi dampak Brexit.
Imbal hasil utang benchmark 10-tahun menyentuh posisi terendah sepanjang masa di U.K dan Spanyol. Di Tiongkok menjadi terendah dalam tujuh tahun. Demikian juga dengan imbal hasil obligasi di India, menyusul pertemuan bank sentral India.

Sterling tergelincir ke empat pekan setelah pembuat kebijakan BOE, Ian McCafferty mengatakan pelonggaran kemungkinan akan diperlukan.
BOE kembali melakukan pembelian emas pada hari Senin, gubernur bank sentral India, Raghuram Rajan mengatakan sikap kebijakannya tetap akomodatif. Analis memperkirakan Reserve Bank of New Zealand akan menurunkan suku bunga acuan akhir pekan ini.

Imbal hasil Treasuries turun ke level terendah dalam satu dekade, patokan global ini, turun dua basis poin menjadi 1,58 persen pada 10:48 waktu pagi London. Sementara sempat melonjak sembilan basis poin pada hari Jumat setelah data pekerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan, namun masih di bawah rata-rata tahun-to-date dari 1,77 persen.

U.K. 10 tahun menghasilkan emas turun ke rekor rendah 0,59 persen dan Spanyol mencapai 0,97 persen, setelah jatuh di bawah 1 persen untuk pertama kalinya pada hari Senin.
Obligasi India maju dan rupee melemah setelah Rajan meninggalkan suku bunga acuan tidak berubah pada ulasan terakhirnya. Imbal hasil utang 10 tahun turun enam basis poin, terbesar sejak 28 Juli menjadi 7,12 persen.
Obligasi Tiongkok maju akibat meningkatnya arus masuk dana asing.

Selasti/ VMN/VBN/ Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here