Dollar AS Akhirnya Anjlok Juga, Perdagangan Emas Laku Keras

329

Bursa Saham AS akhirnya berhasil ditutup menguat tipis setelah sempat alami profit taking pasca pelemahan harga minyak mentah, namun diakhir sesi laporan kinerja keuangan emiten  yang mantap memberikan sedikit penguatan. Selain itu mixednya hasil beberapa data ekonomi yang dirilis tidak bisa dijadikan sentimen kuat. Indeks Dow Jones ditutup naik tipis 0,02 persen, pada 18,533.05, dengan penguatan tertinggi saham Walt Disney. Indeks S & P 500 sedikit merayap di 0,04 persen di 2,181.74, dengan sektor perawatan kesehatan memimpin enam sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq naik tipis 0,15 persen ke posisi 5,225.48.

Bursa Asia pagi ini sebagian besar dibuka melemah yang disebabkan anjloknya harga minyak mentah. Terpantau Indeks Nikkei turun 0.45% pada 16690.04 oleh penguatan yen pasca laporan pesanan mesin Jepang melonjak signifikan. Indeks ASX 200 turun 0.37% pada 5532.10. Indeks Kospi naik 0,11% pada 2045.93.

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka AS pada akhir perdagangan dinihari tadi berakhir turun 0,58 persen menjadi  $ 42,77  per barel, yang dipicu oleh  spekulasi baru bahwa OPEC tidak akan membicarakan menaikkan harga minyak mentah pada pertemuan penting mereka di bulan September . Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya masih berpotensi melemah menimbang sentimen tersebut.

Sedangkan harga emas spot pada perdagangan dinihari tadi berakhir naik  0,44 persen menjadi  $ 1,340.96 per  troy ons, terangkat oleh anjloknya dollar AS. Harga emas akan berpotensi naik kembali oleh suramnya ekspektasi kenaikan Fed rate selanjutnya tahun ini yanng semkain melemahkan dollar AS.

Dari pasar valas,  akhirnya dollar AS jatuh dari rally 4 hari terhadap semua rival utamanya dan hari ini prospek gerak dollar masih akan terhambat oleh pudarnya kembali ekspektasi pasar akan kenaikan FEd rate.Terpantau
EURUSD     0.26 % 1.1146
GBPUSD     0.38 % 1.3061
USDJPY -0.53 % 101.39

Dari pasar modal Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan Selasa (09/08) berakhir anjlok 0,3% ke posisi 5458,79 oleh aksi profit taking investor lokal mengalahkan besarnya capital inflow hingga net but 1,2 triliun.  Secara teknikal  pergerakan   IHSG  untuk perdagangan selanjutnya, diperkirakan masih bergerak mixed pada kisaran support 5401-5421 dan resisten 5468-5495. Saham-saham yang menarik untuk dicermati hari ini: SCMA, WIKA, TLKM dan PGAS.

Data indikator ekonomi yang perlu dicermati hari ini adalah   data pesanan mesin Jepang dan pidato gubernur RBA untuk kawasan Asia. Dar kawasan Eropa hanya data produksi industri Perancis dan kawasan Amerika akan dirilis data JOLTS job opening AS.

Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here