Indeks Kospi 11 Agustus Dibuka Lemah Tertekan Pelemahan Wall Street dan Minyak Mentah

383
indeks kospi

Pada awal perdagangan bursa saham Korea Selatan Kamis (11/08) indeks Kospi dibuka turun, terpantau turun -6,13 poin atau -0,30 persen, pada 2038.51. Pelemahan indeks Kospi terpicu pelemahan bursa Wall Street dan harga minyak mentah.

Lihat : Bursa Seoul 10 Agustus Berakhir Datar, Lonjakan Won Tekan Saham Teknologi dan Otomotif

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis dinihari tadi, tertekan merosotnya harga minyak mentah. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 37,39 poin lebih rendah, atau 0,2 persen, di 18,495.66, dengan penurunan tertinggi saham ExxonMobil dan saham Wal Mart yang naik tertinggi. Indeks S & P 500 turun 6,25 poin, atau 0,29 persen, menjadi berakhir pada 2,175.49, dengan sektor energi memimpin enam sektor yang lebih rendah dan sektor konsumen staples yang meningkat. Indeks Nasdaq ditutup 20,90 poin lebih rendah, atau 0,4 persen, di 5,204.58.

Lihat : Bursa Wall Street Merosot Tertekan Pelemahan Minyak Mentah

Harga minyak mentah berakhir pada akhir perdagangan Kamis dinihari tadi, setelah pertumbuhan persediaan minyak mentah mengimbangi penarikan bensin mingguan terbesar kedua di AS musim panas ini.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) berakhir turun di $ 41,71 per barel, turun 2,48 persen, atau $ 1,06. Sedangkan harga minyak mentah patokan Internasional Brent turun $ 1,06 atau 2,3 persen, pada $ 43,93 per barel.

Lihat : Harga Minyak Mentah Turun 2 Persen Tergerus Kekuatiran Kekenyangan Pasokan

Sementara itu, mata uang lokal diperdagangkan pada 1,097.25 won terhadap dolar AS, turun 1,9 won dari penutupan sesi sebelumnya.

Pada awal perdagangan, kebanyakan saham kapital besar berada di wilayah negatif dengan saham Samsung Electronics jatuh 0,19 persen. Saham produsen chip SK hynix turun 0,59 persen. Saham Naver, portal internet terbesar di negara itu, menurun 0,39 persen.

Sementara, saham Hyundai Motor datar, dan afiliasinya Kia Motors naik 0,24 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -0,20 poin atau -0,08% pada 255.00, naik dari posisi penutupan sebelumnya pada 255.20.

Bank of Korea akan mengadakan pertemuan untuk menentukan tingkat suku bunga, dengan banyak analis memperkirakan bank sentral untuk mempertahankan suku bunga utamanya tidak berubah.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak melemah jika harga minyak mentah terus melemah.Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 252.49-249.93 dan kisaran Resistance 258.17-261.15.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here