Akhir Bursa Shanghai12 Agustus Naik 1,6 Persen; Mingguan Melonjak 2,5 Persen

454
bursa shanghai

Pada penutupan perdagangan bursa saham Tiongkok Jumat (12/08), indeks Shanghai berakhir naik  48,38 poin, atau 1,61 persen, ke 3051.02. Penguatan Indeks Shanghai terpicu harapan stimulus setelah data ekonomi lemah.

Secara mingguan, indeks Shanghai melompat 2,5 persen, sebagian besar terdorong harapan stimulus dari pemerintah Beijing setelah inflasi dan data ekonomi lainnya melemah.

Lihat : Indeks Shanghai 12 Agustus Dibuka Datar Mencermati Data Ekonomi Tiongkok

Pertumbuhan investasi aset tetap Tiongkok mencapai terendah secara tahunan dalam lebih dari 16 tahun di periode Januari hingga Juli, karena ekonomi terbesar kedua di dunia menangani kelebihan kapasitas di sektor industrinya.

Laju investasi merosot ke 8,1 persen pada Januari-Juli dari 9 persen pada periode Januari-Juni. Para analis telah memperkirakan untuk meningkat 8,8 persen.

Lihat : Pertumbuhan Investasi Aset Tetap Semester 1 Tiongkok Turun Terendah 16 Tahun

Produksi industri Tiongkok secara tak terduga melambat pada bulan Juli, menambah tanda-tanda baru-baru bahwa ekonomi secara luas terus melambat.

Produksi dari pertambangan, pabrik, dan utilitas Tiongkok naik 6,0% secara tahunan pada bulan Juli, menurut Biro Statistik Nasional (NBS) Tiongkok, Jumat (12/08), datang lebih lemah daripada tingkat 6,2% pertumbuhan stabil produksi industri yang diperkirakan oleh analis.

Lihat : Produksi Industri Tiongkok Juli Melambat

Penjualan ritel Tiongkok naik 10,2 persen tahun-ke-tahun pada bulan Juli, demikian laporan badan statistik pemerintah Tiongkok (NBS) pada Jumat (12/08), namun masih di bawah perkiraan sebagai tanda mengecewakan bagi pertumbuhan raksasa Asia.

Angka ini menurun tajam dari kenaikan 10,6 persen pada bulan Juni, dan datang di bawah perkiraan median dari 10,5 persen dalam jajak pendapat ekonom Bloomberg News.

Lihat : Penjualan Ritel Tiongkok Juli Merosot

Data yang mengecewakan mendorong harapan pelonggaran kebijakan lebih lanjut.

Imbal hasil 10-tahun obligasi pemerintah patokan Tiongkok terus menurun pada hari Jumat, mencapai terendah baru sejak Januari 2009.

Imbal hasil obligasi yang lebih rendah, sementara mencerminkan ekspektasi pelonggaran, juga membuat saham blue-chip sedikit lebih menarik, kata para analis.

Sektor keuangan menguat, sementara ada yang minat baru di saham properti Tiongkok menyusul koreksi sesi sebelumnya, dengan saham Vanke melompat 10 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan pada perdagangan selanjutnya indeks Shanghai akan bergerak datar mencermati perkembangan ekonomi Tiongkok dan stimulus yang diharapkan. Indeks akan bergerak pada kisaran Support menembus level 2943-2835 dan jika harga menguat akan mencoba menembus level Resistance pada 3152-3268.


Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here