Awal Indeks Kospi 12 Agustus Terangkat Penguatan Wall Street dan Minyak Mentah

298
indeks kospi

Pada awal perdagangan bursa saham Korea Selatan Jumat (12/08) indeks Kospi dibuka turun, terpantau naik 11,12 poin atau 0,54 persen, pada 2059.92. Penguatan indeks Kospi terpicu penguatan bursa Wall Street dan lonjakan harga minyak mentah.

Lihat : Bursa Seoul 11 Agustus Berakhir Naik Tertinggi 2016

Bursa Saham AS ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat dinihari tadi, dengan tiga indeks utama ditutup pada rekor tertinggi baru, di tengah kenaikan tajam harga minyak dan hasil kuartalan yang kuat dari pengecer. Indeks Dow Jones ditutup naik 0,64 persen, di 18,613.52, dengan kenaikan tertinggi saham Nike. Indeks S & P 500 berakhir naik 0,47 persen, pada 2,185.79, dengan sektor energi terkemuka sembilan sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq menguat 0,46 persen, pada 5,228.40.

Lihat : Bursa Wall Street Raih Rekor Tertinggi Sepanjang Masa Terdukung Lonjakan Minyak Mentah

Harga minyak mentah naik lebih dari 4 persen pada akhir perdagangan Jumat dinihari tadi setelah komentar dari Menteri Energi Arab Saudi tentang tindakan yang mungkin untuk menstabilkan harga dan perkiraan Badan Energi Internasional (IEA) bahwa pasar minyak mentah akan diperketat di paruh kedua 2016.

Harga minyak mentah berjangka AS berakhir naik $ 1,78, atau 4,27 persen di $ 43,49 per barel. Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent naik $ 1,89, atau 4,29 persen, pada $ 45,92.

Terpantau pada sesi perdagangan Asia pagi ini, minyak mentah masih lanjutkan penguatan.

Lihat : Harga Minyak Mentah Melonjak 4 Persen Terdukung Pernyataan Arab Saudi dan IEA

Pada awal perdagangan, sebagian besar saham kapital besar naik. Saham Samsung Electronics mendapatkan 0,32 persen, saham produsen chip SK hynix menurun 0,72 persen, saham Hyundai Motor naik tipis 0,74 persen, saham perusahaan baja POSCO naik 1,86 persen, saham Naver, operator portal Internet negara menambahkan 0,13 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau naik 2,10 poin atau 0,82% pada 258.15, naik dari posisi penutupan sebelumnya pada 256.05.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan bergerak positif jika harga minyak mentah terus menguat. Namun perlu dicermati data ekonomi Tiongkok yang akan dirilis, jika terealisir melemah akan menekan bursa. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 254.19-251.21 dan kisaran Resistance 260.16-263.29.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here