Harga Batubara Rotterdam Naik 2,6 Persen Terdorong Lonjakan Minyak Mentah

298

Pada akhir perdagangan Jumat dini hari (12/08), harga batubara Rotterdam naik, terdukung lonjakan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah naik lebih dari 4 persen pada akhir perdagangan Jumat dinihari tadi setelah komentar dari Menteri Energi Arab Saudi tentang tindakan yang mungkin untuk menstabilkan harga dan perkiraan Badan Energi Internasional (IEA) bahwa pasar minyak mentah akan diperketat di paruh kedua 2016.

Harga minyak mentah berjangka AS berakhir naik $ 1,78, atau 4,27 persen di $ 43,49 per barel. Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent naik $ 1,89, atau 4,29 persen, pada $ 45,92.

Lihat : Harga Minyak Mentah Melonjak 4 Persen Terdukung Pernyataan Arab Saudi dan IEA

Di akhir perdagangan harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak September 2016 berada di posisi 61,70 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penguatan sebesar 1,55 dollar atau setara dengan 2,58 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Lihat : Harga Batubara Rotterdam Retreat 2 Persen Terganjal Pelemahan Minyak Mentah

Malam nanti akan dirilis data Retail Sales AS Juli yang diindikasikan melemah. Jika terealisir dapat melemahkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi pelemahan dollar AS. Namun perlu dicermati harga minyak mentah yang juga mempengaruhi harga batubara.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 62,20 dollar dan Resistance kedua di level 62,70 dollar. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 61,20 dollar dan 60,70 dollar.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here