Harga Gula ICE Merosot Terganjal Penguatan Dollar AS

361

Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York Jumat dini hari (12/08) berakhir turun tertekan penguatan dollar AS.

Dollar AS naik 0,37 persen terhadap sekeranjang mata uang dengan fokus pasar masih mencermati prospek kenaikan suku bunga AS

Penguatan dollar AS menekan pergerakan harga gula. Namun sentimen bullish defisit produksi gula menahan harga gula jatuh lebih jauh.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Oktober 2016 terpantau mengalami penurunan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup melemah sebesar -0,04 sen atau setara dengan -0,20 persen pada posisi 19,60 sen per pon.

Lihat : Harga Gula ICE Anjlok 3,7 Persen Tergerus Pelemahan Minyak Mentah

Malam nanti akan dirilis data Retail Sales AS Juli yang diindikasikan melemah. Jika terealisir dapat melemahkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi pelemahan dollar AS jika data Retail Sales terealisir melemah.

Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 20,10 sen dan 20,60 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi kenaikan harga ada pada posisi 19,10 sen dan 18,60 sen per pon.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here