Harga Kopi Arabica ICE Turun Tertekan Penguatan Dollar AS

392

Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Jumat dini hari (12/08) berakhir negatif. Pelemahan harga kopi arabica tertekan penguatan mata uang dollar AS.

Dollar AS naik 0,37 persen terhadap sekeranjang mata uang dengan fokus pasar masih mencermati prospek kenaikan suku bunga AS.

Kenaikan nilai tukar dollar AS membuat harga komoditas yang diperdagangkan dalam mata uang tersebut menjadi relatif lebih mahal bagi para pembeli luar negeri sehingga permintaannya ikutan tergerus melemah.

Lihat : Harga Kopi Arabica ICE Turun Terpicu Kondisi Panen Brazil

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan September 2016 ditutup turun pada posisi 1,3770 dollar, turun sebesar -0,95 sen atau setara dengan -0,69 persen.

Malam nanti akan dirilis data Retail Sales AS Juli yang diindikasikan melemah. Jika terealisir dapat melemahkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi pelemahan dollar AS jika data Retail Sales terealisir melemah. Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Resistance di posisi 1,4100 dollar dan 1,4400 dollar. Sedangkan level Support yang akan dihadapi jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 1,3500 dollar dan 1,3200 dollar.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here