IHSG 12 Agustus Dibuka Naik Terdorong Penguatan Bursa Global dan Minyak Mentah

323

Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan Jumat (12/08) dibuka naik 13,40 poin atau 0,25 persen pada 5432,49. Penguatan IHSG terdorong penguatan bursa global dan harga minyak mentah.

Bursa Saham AS ditutup lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat dinihari tadi, dengan tiga indeks utama ditutup pada rekor tertinggi baru, di tengah kenaikan tajam harga minyak dan hasil kuartalan yang kuat dari pengecer. Indeks Dow Jones ditutup naik 0,64 persen, di 18,613.52, dengan kenaikan tertinggi saham Nike. Indeks S & P 500 berakhir naik 0,47 persen, pada 2,185.79, dengan sektor energi terkemuka sembilan sektor yang lebih tinggi. Indeks Nasdaq menguat 0,46 persen, pada 5,228.40.

Lihat : Bursa Wall Street Raih Rekor Tertinggi Sepanjang Masa Terdukung Lonjakan Minyak Mentah

Bursa Eropa semalam juga berakhir naik terdorong lonjakan harga minyak mentah.

Sementara itu, bursa Asia pagi ini juga bergerak positif, terdukung penguatan bursa Wall Street dan kenaikan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah naik lebih dari 4 persen pada akhir perdagangan Jumat dinihari tadi setelah komentar dari Menteri Energi Arab Saudi tentang tindakan yang mungkin untuk menstabilkan harga dan perkiraan Badan Energi Internasional (IEA) bahwa pasar minyak mentah akan diperketat di paruh kedua 2016.

Harga minyak mentah berjangka AS berakhir naik $ 1,78, atau 4,27 persen di $ 43,49 per barel. Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent naik $ 1,89, atau 4,29 persen, pada $ 45,92.

Terpantau pada sesi perdagangan Asia pagi ini, minyak mentah masih lanjutkan penguatan.

Lihat : Harga Minyak Mentah Melonjak 4 Persen Terdukung Pernyataan Arab Saudi dan IEA

IHSG pada awal perdagangan terdukung oleh 9 sektor yang berada di zona positif dengan penguatan tertinggi sektor Pertambangan yang naik 1,14%. Pada pagi ini tercatat 131 saham menguat, sedangkan 38 saham melemah. Sampai saat ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak lebih 436 juta saham dengan nilai mencapai lebih 308 miliar, dengan frekuensi perdagangan sebanyak lebih 18.800 kali.

Namun Pagi ini aksi profit taking investor asing berlangsung. Terpantau pagi ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 23,80 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan optimisme ekonomi Indonesia. Namun perlu diwaspadai adanya aksi profit taking. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5409-5377, dan kisaran Resistance 5470-5502.


Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here