Harga Batubara Rotterdam Akhir Pekan Naik 2,5 Persen; Mingguan Melonjak 9,7 Persen

291

Pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dini hari (13/08), harga batubara Rotterdam naik, terdukung lonjakan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah naik pada akhir perdagangan akhir pekan pada Sabtu dinihari, sehari setelah kenaikan terbesar dalam sebulan, terdukung pelemahan dolar AS.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) berakhir naik di $ 44,49 per barel, naik $ 1, atau 2,3 persen – membukukan kenaikan tiga minggu tertinggi. Untuk pekan ini melonjak 6,44 persen, sebagian besar terdukung rencana pertemuan OPEC untuk menstabilkan harga minyak mentah.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent naik 87 sen, atau 1,87 persen, ke $ 46,90 per barel. Itu naik sekitar 5,7 persen pada pekan ini.

Lihat : Harga Minyak Mentah Akhir Pekan Naik 2 Persen; Mingguan Melonjak 6 Persen

Di akhir perdagangan harga batubara Rotterdam berjangka untuk kontrak September 2016 berada di posisi 63,25 dollar per ton. Harga komoditas tersebut mengalami penguatan sebesar 1,55 dollar atau setara dengan 2,51 persen dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.

Secara mingguan harga batubara melonjak 9,71 persen, sebagian besar terbantu melonjaknya harga minyak mentah.

Lihat : Harga Batubara Rotterdam Naik 2,6 Persen Terdorong Lonjakan Minyak Mentah

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga batubara berjangka Rotterdam pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi pelemahan dollar AS. Namun perlu dicermati harga minyak mentah yang juga mempengaruhi harga batubara.

Harga batubara berjangka berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 63,75 dollar dan Resistance kedua di level 64,25 dollar. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 62,75 dollar dan 62,25 dollar.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here