Harga Gula ICE Merosot 2,7 Persen Tergerus Pelemahan Real Brazil dan Peningkatan Persediaan

345

Harga gula berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York Kamis dini hari (18/08) berakhir turun, terpicu pelemahan mata uang Real Brazil dan peningkatan persediaan.

Pada perdagangan kemarin, pasangan mata uang USDBRL menguat 0,14 persen pada 3.2051. Ketika real Brasil melemah terhadap dolar AS, mendorong produsen melakukan penjualan untuk meraih keuntungan yang lebih tinggi untuk barang berdenominasi dolar dalam mata uang lokal.

Dealer mengatakan pasar juga tertekan oleh banyaknya persediaan jangka dekat dengan permintaan lesu dan penghancuran tebu di daerah Pusat-Selatan Brasil terus pada kecepatan yang kuat.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Oktober 2016 terpantau mengalami penurunan. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup melemah sebesar -0,54 sen atau setara dengan -2,67 persen pada posisi 19,72 sen per pon.

Lihat : Harga Gula ICE Naik Terdorong Pelemahan Dollar AS dan Kenaikan Minyak Mentah

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga gula kasar berjangka di New York  pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan potensi pelemahan Dollar AS setelah rilis risalah pertemuan The Fed AS memberikan sinyal dovish untuk kenaikan suku bunga AS.

Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 22,20 sen dan 20,70 sen. Sedangkan level Support yang akan dites jika terjadi penurunan harga ada pada posisi  19,20 sen dan 18,70 sen per pon.

 

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here