Harga Kopi Arabica Retreat 1,8 Persen Tertekan Pelemahan Real Brazil dan Peningkatan Panen

402

Harga kopi arabica berjangka di bursa komoditas ICE Futures New York pada penutupan perdagangan Kamis dini hari (18/08) berakhir turun. Pelemahan harga kopi arabica terpicu penurunan mata uang Real Brazil dan peningkatan panen Brazil

Pada perdagangan kemarin, pasangan mata uang USDBRL menguat 0,14 persen pada 3.2051. Lemahnya mata uang di negara-negara produsen cenderung membuat harga kopi tetap rendah dalam waktu dekat.

Ketika real Brasil melemah terhadap dolar AS, mendorong produsen melakukan penjualan untuk meraih keuntungan yang lebih tinggi untuk barang berdenominasi dolar dalam mata uang lokal.

Dealer juga mengatakan ada banyak ketersediaan panen di produsen top Brasil sekarang dalam tahap akhir. Koperasi kopi terbesar di Brasil, Cooxupe mengatakan pada hari Selasa bahwa 82 persen dari tanaman di wilayahnya telah dipanen pada 12 Agustus, naik dari 73 persen tahun lalu.

Lihat : Harga Kopi Arabica ICE Naik Terpicu Pelemahan Dollar AS

Harga kopi arabika berjangka untuk kontrak paling aktif bulan Desember 2016 ditutup turun pada posisi 1,3810 dollar, turun sebesar -2,65 sen atau setara dengan -1,88 persen.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat dengan pelemahan Dollar AS setelah rilis pertemuan The Fed memberikan sinyal dovish untuk kenaikan suku bunga AS. Harga kopi arabika berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk mengetes level Resistance di posisi 1,4100 dollar dan 1,4400 dollar. Sedangkan level Support yang akan dihadapi jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 1,3500 dollar dan 1,3200 dollar.


Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here