Harga Timah 18 Agustus Naik Terdukung Sinyal Dovish Kenaikan Suku Bunga AS

262

Harga timah di bursa Malaysia menguat pada perdagangan Kamis (18/08). Kenaikan harga timah terdukung memudarnya harapan kenaikan suku bunga AS setelah rilis risalah pertemuan The Fed.

Pembuat kebijakan Federal Reserve AS setuju bahwa data ekonomi lebih lanjut diperlukan sebelum menaikkan suku bunga, meskipun beberapa melihat kebutuhan untuk mengetatkan kebijakan segera, demikian menurut risalah dari pertemuan kebijakan 26-27 Juli bank sentral AS.

Risalah yang dirilis pada hari Rabu, menunjukkan bahwa anggota pengaturan suku bunga Federal Open Market Committee umumnya optimis tentang prospek ekonomi AS dan pasar tenaga kerja.

Beberapa pembuat kebijakan Fed, bagaimanapun, mengatakan perlambatan laju perekrutan mendtang akan menentang kenaikan jangka pendek, dan anggota FOMC mengatakan mereka ingin “membuat pilihan kebijakan mereka terbuka.”

Lihat : Risalah The Fed AS : Perlu Tambahan Data Ekonomi Untuk Menaikkan Suku Bunga

Memudarnya harapan kenaikan suku bunga AS dapat memicu pelemahan dollar AS, sehingga menguatkan harga timah.

Harga timah di bursa komoditas Malaysia terpantau mengalami kenaikan hari ini. Harga logam industri ini diperdagangkan pada posisi 18.350 dollar per ton, naik sebesar 50 dollar atau 0,3 persen dari penutupan sebelumnya pada 18.300.

Lihat : Harga Timah 17 Agustus Naik Terdorong Penguatan Bursa Shanghai

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa pergerakan harga timah Malaysia pada perdagangan selanjutnya berpotensi menguat terbatas dengan potensi pelemahan dollar AS dengan sinyal dovish kenaikan suku bunga AS. Harga akan menghadapi level Resistance di posisi 18.450 dollar dan 18.650 dollar. Akan tetapi jika terjadi penurunan, harga timah akan menghadapi level Support di 18.150 dollar dan 17.950 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here