Bursa Hong Kong 19 Agustus Berakhir Lemah; Mingguan Naik 0,7 Persen

471

Pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (19/08), indeks Hang Seng di Bursa Hong Kong ditutup turun -85,94 poin, atau -0,37 persen, pada 22937.22. Pelemahan indeks Hang Seng terpicu kehati-hatian investor mencermati perkembangan kenaikan suku bunga AS.

Secara mingguan, bursa Hong Kong naik 0,7 persen, merupakan kenaikan mingguan ketiga berturut-turut. Kenaikan bursa Hong kong sebagian besar didukung kenaikan bursa Tiongkok pada senin (15/08), yang melompat ke tertinggi tujuh bulan dan rilis risalah terbaru pertemuan Federal Reserve AS menunjukkan kenaikan suku bunga tidak mungkin dilakukan dalam waktu dekat.

Lihat : Indeks Hang Seng 19 Agustus Dibuka Naik Terdorong Penguatan Bursa AS dan Eropa

Investor akan mencari petunjuk tentang kenaikan suku bunga AS pada pertemuan tahunan gubernur bank sentral di Jackson Hole minggu depan.

Hong Kong Exchanges and Clearing Limited (HKEX) memperkenalkan Volatility Control Mechanism (VCM), yang akan mencegah fluktuasi yang ekstrim dan volatilitas harga yang timbul dari insiden perdagangan. Mekanisme baru akan mulai berlaku pada hari Senin.

Analis di Hong Kong mengharapkan VCM baru hanya akan memiliki dampak yang sangat terbatas di pasar secara keseluruhan. Dan mereka menyambut persetujuan dari skema saham Shenzhen-Hong Kong yang lama diantisipasi dan berharap untuk melihat aliran dana dari daratan karena valuasi murah saham yang tercatat di pasar Hong Kong.

Pada akhir perdagangan, saham-saham yang melemah adalah saham China Shenhua Energy Co Ltd yang anjlok -4,31 persen, saham Sands China Ltd turun -4,09 persen, saham Swire Pacific Ltd turun -4,03 persen, saham Lenovo Group Ltd turun -3,84 persen, saham Bank of East Asia Ltd/The turun -2,99 persen.

Sementara itu pergerakan indeks berjangka Hang Seng turun -139,00 poin atau -0,60% pada  22,916.00, turun dari penutupan perdagangan sebelumnya pada 23,055.00.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa indeks Hang Seng akan mencermati perkembangan suku bunga AS, juga pergerakan bursa Wall Street dan harga minyak mentah, yang jika melemah akan semakin menekan bursa. Indeks Hang Seng diperkirakan akan bergerak di kisaran Support 22.429-21.954 dan kisaran Resistance 23.449-23.924.


Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here