Kekuatan Rupiah Jumat Pagi Terpangkas Oleh Reboundnya Dollar

260

Kurs rupiah memulai perdagangan pasar spot sesi Asia pagi ini (19/8) sempat menguat dengan nilai kurs lebih tinggi dari penutupan perdagangan sebelumnya, namun bergerak negatif merespon momentum bangkitnya dollar AS dari pelemahan 5 hari berturut. BI kembali melemahkan kurs referensi rupiah untuk perdagangan antar bank. Namun  sepanjang hari ini rupiah dapat saja menguat oleh lemahnya data penggerak dollar AS hari ini.

Lemahnya laju rupiah Jumat pagi tidak mengurangi  semangat investor asing menggemukkan bursa saham Indonesia dengan banyak dana segar, setelah pasar dibuka  net buy investor asing  mencapai Rp27 miliar.  Aliran modal asing  ini tidak berhasil mempertahankan  IHSG yang sempat dibuka menguat dan kini terkoreksi.

Lihat: IHSG 19 Agustus Dibuka Positif Terdorong Penguatan Bursa Global

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot pagi  ini bergerak negatif dengan posisi pelemahan 0,08% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13130/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13117/US$.  Namun untuk  kurs referensi Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini   dilemahkan   ke  13119  dari  posisi 13114 perdagangan hari Kamis (18/08).

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah di pasar spot hari ini  masih berpotensi kuat hingga akhir perdagangan  oleh pelemahan dollar, sehingga Analyst Vibiz Research Center memperkirakan rupiah bergerak di level support di 13133 dan  resistance di 13110.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here