Bursa Seoul 22 Agustus Ditutup Turun Terganjal Pelemahan Wall Street dan Minyak Mentah

351
indeks kospi

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan awal pekan Senin (22/08), indeks Kospi berakhir lemah, tergelincir 14,08 poin, atau 0,68 persen, ke 2,042.16.  Pelemahan indeks Kospi terganjal pelemahan Wall Street dan harga minyak mentah.

Lihat : Indeks Kospi 22 Agustus Dibuka Turun Tertekan Pelemahan Wall Street

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan akhir pekan Sabtu dinihari, dengan sektor utilitas jatuh lebih dari 1 persen, karena investor mencerna komentar hawkish dari pejabat Federal Reserve AS untuk kenaikan suku bunga. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 45,13 poin lebih rendah, atau 0,24 persen, di 18,552.57. Indeks S & P 500 turun 3,15 poin, atau 0,14 persen, menjadi ditutup pada 2,183.87. Indeks Nasdaq turun 1,77 poin, atau 0,03 persen, menjadi berakhir pada 5,238.38.

Lihat : Bursa Wall Street Akhir Pekan di Zona Merah; Nasdaq Cetak Kenaikan 8 Minggu Berturut

Harga minyak jatuh pada perdagangan sesi Asia hari Senin (22/08) terpicu keraguan para analis terkait pembicaraan produser mendatang akan mampu mengendalikan kelebihan pasokan, mengatakan bahwa Brent kemungkinan akan jatuh kembali di bawah $ 50 per barel sebagai bulan Agustus lebih dari 20 persen reli minyak mentah terlihat berlebihan.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) turun 55 sen, atau 1,13 persen, pada $ 47,97 per barel.

Harga minyak mentah berjangka patokan inernasional Brent diperdagangkan pada $ 50,13 per barel, turun 75 sen, atau 1,47 persen.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Merosot 1 Persen

Pada akhir perdagangan, saham-saham kapital besar mixed. Saham Samsung Electronics naik 0,42 persen, saham Korea Electric power naik 0,52 persen, saham Hyundai Motor turun -0,37 persen, saham Amorepacific turun -0,52 persen, saham SK Hynix melonjak 2,71 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau naik tipir 0,05 poin atau 0,02% pada 257.25, naik dari posisi penutupan sebelumnya pada 257.20.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan mencermati pergerakan bursa Wall Street dan harga minyak mentah yang dapat mempengaruhi perdagangan selanjutnya. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 254.76-251.63 dan kisaran Resistance 260.73-263.71.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here