Rupiah Awal Pekan Kembali Merah Namun Bursa Saham Hijau

250

Mengakhiri perdagangan valas antar bank di Indonesia dan juga di tengah   pasar spot  sesi Eropa (19/8), rupiah masih berada dalam tekanan jual oleh mantapnya penguatan dollar AS terhadap banyak rival utamanya. Sepanjang perdagangan hari ini banyak kurs kawasan Asia alami tekana jual cukup besar dari pasar global.

Namun melemahnya kurs rupiah sepanjang hari tidak membuat investor asing melakukan tekanan jual cukup besar justru jelang akhir perdagangan berhasil mencetak net buy sebesar  Rp285 miliar. Dan aksi asing ini berhasil membuat  IHSG rebound dari akhir pekan dengan kenaikan 0,21%.

Lihat: 16 Saham Unggulan Yang Berusaha Jatuhkan IHSG Awal Pekan

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot sore   ini bergerak negatif dengan posisi pelemahan 0,48% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13226/US$ setelah  dibuka kuat pada level Rp13160/US$. Untuk  kurs Jisdor dan kurs transaksi antar bank yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini   diperlemah.

Kurs jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia hari ini  dilemahkan   ke  13197  dari  posisi 13119 perdagangan hari Jumat (19/08),  sedangkan kurs transaksi antar bank melemah ke posisi 13263  setelah perdagangan sebelumnya 13185.

Dan untuk pergerakan kurs Rupiah perdagangan esok hari  diperkirakan  dibuka negatif oleh masih  kuat  fundamental dollar AS yang  membuat mata uang utama global tersebut menguat signifikan.

Joel/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor : Jul Allens

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here