IHSG 23 Agustus Sesi 1 Merosot 1 Persen

349

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Selasa (23/08), IHSG turun 53,04 poin atau 0,98% pada 5374,14. Pelemahan IHSG terpicu pelemahan bursa Wall Street dan minyak mentah.

Bursa Saham AS ditutup sebagian besar lebih rendah pada akhir perdagangan hari Selasa dinihari tadi, tertekan anjloknya harga minyak mentah yang membuat sektor energi jatuh hampir satu persen. Indeks Dow Jones ditutup turun 0,12 persen, di 18,529.42, dengan penurunan tertinggi saham Apple. Indeks S & P 500 tergelincir 0,06 persen, pada 2,182.64, dengan sektor energi memimpin enam sektor yang lebih rendah. Indeks Nasdaq naik 6,22 poin, atau 0,12 persen, ke 5,244.60.

Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Mixed Terpengaruh Pelemahan Minyak Mentah

Harga minyak mentah turun sebanyak 3 persen pada akhir perdagangan Selasa dinihari tadi tertekan sentimen bearish, dimana Tiongkok menggenjot ekspor produk olahan, produsen minyak AS menambahkan kilang minyak untuk minggu kedelapan berturut-turut, dan prospek peningkatan ekspor dari Irak dan Nigeria.

Pada sesi perdagangan Asia, terpantau harga minyak mentah berjangka masih melanjutkan pelemahan.

Lihat : Harga Minyak Mentah Anjlok 3 Persen Tergerus Sentimen Bearish

IHSG siang ini terdukung oleh semua sektor yang berada di zona negatif, dengan pelemahan tertinggi pada sektor Aneka industri yang melemah -2,59%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 78 saham menguat, sedangkan 212 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 4,10 miliar saham dengan nilai mencapai 3,54 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 146.141 kali.

Lihat : IHSG 23 Agustus Bergerak Lemah Tertekan Pelemahan Wall Street dan Minyak Mentah

Siang ini aksi profit taking investor asing berlangung. Terpantau siang ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 92,62 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat dengan aksi beli saham lanjutan terdorong optimisme ekonomi Indonesia. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5343-5310, dan kisaran Resistance 5407-5440.

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here