Harga Minyak Mentah Sesi Asia Merosot Lebih 1 Persen

531

Harga minyak mentah jatuh pada perdagangan sesi Asia hari Rabu (24/08) terpicu kenaikan tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS, juga tertekan kekhawatiran bahwa permintaan minyak mentah Tiongkok bisa goyah setelah adanya dugaan penggelapan pajak di industri minyak.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) turun 68 sen, atau 1,41 persen, di $ 47,42 per barel.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka patokan Internasional Brent diperdagangkan pada $ 49,39 per barel, turun 57 sen, atau 1,14 persen, dari penutupan terakhir mereka.

Memperkuat kekhawatiran kelebihan pasokan, persediaan minyak mentah AS secara mengejutkan naik minggu lalu, meskipun persediaan bensin turun tajam dan stok distilasi menurun, data dari kelompok industri American Petroleum Institute menunjukkan Selasa.

Pertumbuhan permintaan minyak mentah Tiongkok yang kuat telah didorong oleh penyuling independen, yang mulai mengimpor minyak mentah Juni lalu setelah mendapat kuota dan lisensi impor minyak mentah dari pemerintah Tiongkok.

Tapi tindakan keras pemerintah Beijing pada dugaan penggelapan pajak di industri minyak, mengancam untuk menekan permintaan Tiongkok.

Harga minyak mentah telah bangkit pada Selasa setelah Reuters melaporkan bahwa Iran telah mengirimkan sinyal positif untuk mendukung aksi bersama untuk menopang pasar minyak.

Namun para analis dan pedagang tetap skeptis bahwa produsen akan mencapai kesepakatan pada pertemuan di Aljazair bulan depan berbagai anggota OPEC terus memiliki agenda masing-masing untuk mendorong produksi.

Perdana Menteri Irak, Selasa menyatakan Irak belum mencapai pangsa pasar minyak penuh, menunjukkan pemerintahnya tidak akan menahan produksi minyak mentah sebagai bagian dari kesepakatan OPEC mungkin untuk mengangkat harga.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan harga minyak mentah pada perdagangan selanjutnya berpotensi lemah dengan potensi sentimen bearish pesimisme pembekuan produksi dan kekenyangan pasokan. Harga diperkirakan akan menembus kisaran Support $ 46,90 – $ 46,40, dan jika harga naik akan menembus kisaran Resistance $ 47,90 – $ 48,40.

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here