IHSG 24 Agustus Sesi 1 Turun Terganjal Pelemahan 7 Sektor

338

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Rabu (24/08), IHSG turun 7,34 poin atau 0,14% pada 5409,80. Pelemahan IHSG tertekan pelemahan Rupiah dan minyak mentah.

Siang ini mata uang Rupiah melemah terhadap dollar AS. Pasangan USDIDR menguat 0,26 persen pada 13,256.

Harga minyak mentah jatuh pada perdagangan sesi Asia hari Rabu (24/08) terpicu kenaikan tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS, juga tertekan kekhawatiran bahwa permintaan minyak mentah Tiongkok bisa goyah setelah adanya dugaan penggelapan pajak di industri minyak.

Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) turun 68 sen, atau 1,41 persen, di $ 47,42 per barel.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka patokan Internasional Brent diperdagangkan pada $ 49,39 per barel, turun 57 sen, atau 1,14 persen, dari penutupan terakhir mereka.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Merosot Lebih 1 Persen

IHSG siang ini tertekan oleh semua 7 sektor yang berada di zona negatif, dengan pelemahan tertinggi pada sektor Konsumer yang melemah -0,73%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 143 saham menguat, sedangkan 144 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 5,67 miliar saham dengan nilai mencapai 3,60 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 166.467 kali.

Lihat : IHSG 24 Agustus Dibuka Turun Tertekan Pelemahan Rupiah dan Minyak Mentah

Siang ini aksi profit taking investor asing berlangung. Terpantau siang ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 393,18 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi melemah terpicu pelemahan rupiah dan merosotnya harga minyak mentah. Namun diharapkan datang optimisme ekonomi Indonesia menguatkan bursa. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5379-5351, dan kisaran Resistance 5440-5472.

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here