Harga Kakao ICE Retreat Tertekan Penguatan Dollar AS

322

Harga kakao berjangka ICE Futures pada akhir perdagangan Kamis dinihari (25/08) ditutup retreat. Pelemahan harga kakao terpicu menguatnya dollar AS.

Dolar AS naik 0,21 persen terhadap sekeranjang mata uang pada perdagangan tipis semalam, dibantu oleh data hari sebelumnya yang menunjukkan lonjakan penjualan rumah baru AS mencapai tertinggi hampir 9 tahun, walaupun kenaikan tertutupi oleh ketidakpastian menjelang pertemuan bank sentral pada hari Jumat.

Menguatnya dolar AS membuat komoditas kakao yang berbasis dolar ini menjadi lebih mahal dalam mata uang lainnya, sehingga permintaan menurun.

Lihat : Harga Kakao ICE Naik 2 Persen

Di akhir perdagangan dini hari tadi harga kakao berjangka kontrak Desember 2016 yang merupakan kontrak paling aktif terpantau ditutup turun. Harga komoditas tersebut ditutup turun sebesar -24 dollar atau -0,79 persen pada posisi 3.017 dollar per ton.

Malam nanti akan dirilis data Durable Goods Orders AS Juli yang diindikasikan meningkat. Jika terealisir dapat menguatkan dollar AS.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga kakao berjangka untuk perdagangan selanjutnya akan bergerak dalam kecenderungan melemah terbatas dengan potensi penguatan dollar AS jika data Durable Goods Orders AS Juli menguat.

Untuk perdagangan selanjutnya harga kakao berjangka di ICE Futures New York berpotensi untuk menembus level Support pada posisi 2.950 dollar. Jika level Support tersebut berhasil ditembus level selanjutnya adalah 2.900 dollar. Sedangkan level Resistance yang akan ditembus jika terjadi penguatan ada pada 3.050 dollar dan 3.100 dollar.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here