Dollar Singapura Akhir Pekan Masih Tidak Mampu Lawan Rupiah

519

Pergerakan bullish kurs dollar Singapura masuki hari kedua pekan ini, yang dipicu oleh melemahnya pergerakan dollar AS terhadap banyak rival-rivalnya jelang pidato Janet Yellen malam nanti. Sepanjang  perdagangan hari Jumat (26/8) kurs SGD  yang  dibuka lebih rendah  dari hari sebelumnya berhasil rally tipis. Namun secara mingguan dollar AS masih tetap unggul lawan dollar Singapura ini.

Namun terhadap rupiah, dollar Singapura masuki hari ketiga alami pelemahan. Demikian juga secara mingguan kurs SGD alami pelemahan yang tipis. Mengukur kekuatan dollar Singapura terhadap Rupiah pada pair SGDIDR di pasar spot saat ini bergerak lemah di kisaran 9773.19  setelah perdagangan  sebelumnya ditutup lemah  di  9786.51.

Dan  untuk transaksi  antar bank ditanah air hari ini berdasarkan kurs BI harga jual dollar Singapura lebih tinggi  menjadi  9,843.20 dibandingkan dengan harga jual sebelumnya di harga 9,854.40 pada tanggal 25 Agustus.

Memantau kurs dolar Singapura pada pair USDSGD saat ini (16:20 WIB) bergerak kuat  di kisaran 1.3527 setelah diawal perdagangan dibuka lebih rendah  pada level 1.3534.  Pada perdagangan  sebelumnya   pair USDSGD menutup harian dengan bearish  yang  berakhir di 1.3533.

Secara teknikal, analyst Vibiz Research Center melihat pergerakan pair USDSGD akhir perdagangan sesi Amerika diperkirakan bearish, dan berdasarkan harga tinggi perdagangan   pair ini  berpotensi turun  ke kisaran support kuatnya di 1.3504 malam nanti.

Joel/VMN/VBN/Senior Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here