IHSG 26 Agustus Dibuka Lemah Tertekan Profit Taking

458

Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan Jumat (26/08) dibuka turun 5,13 poin atau 0,1 persen  pada 5448,99. Pelemahan IHSG tertekan aksi profit taking dipicu oleh pelemahan bursa Wall Street.

Bursa saham AS ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat dinihari tadi tertekan kinerja buruk sektor perawatan kesehatan yang jatuh sekitar 1 persen. Investor juga waspada menjelang pidato kunci dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir turun 33,07 poin, atau 0,18 persen, pada 18,448.41. Indeks S & P 500 berakhir turun 2,97 poin, atau 0,14 persen, pada 2,172.47. Indeks Nasdaq ditutup tergelincir 5,49 poin, atau 0,11 persen, ke 5,212.20.

Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Lemah Menjelang Pidato Yellen

Aksi profit taking juga memanfaatkan kenaikan hampir 1 persen IHSG pada perdagangan kemarin.

IHSG pada awal perdagangan tertekan oleh 5 sektor yang berada di zona merah dengan pelemahan tertinggi sektor Perdagangan yang turun 0,50%. Pada pagi ini tercatat 91 saham menguat, sedangkan 59 saham melemah. Sampai saat ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak lebih 333 juta saham dengan nilai mencapai lebih 165 miliar, dengan frekuensi perdagangan sebanyak lebih 9.800 kali.

Pagi ini aksi profit taking investor asing berlangsung. Terpantau pagi ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 63,31 miliar.

Lihat : Rekomendasi Saham-saham Unggulan, Jumat 26 Agustus 2016

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi melemah terbatas dengan akspi profit taking lanjutan. Namun diharapkan optimisme ekonomi Indonesia memberikan dukungan bagi bursa. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5412-5379, dan kisaran Resistance 5472-5505.


Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here