Meski Kekuatan Fundamental HMSP Diakui Dunia, Sahamnya Sedang Tertekan

325

Mengakhiri perdagangan bursa saham hari Selasa (30/8) saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) anjlok signfikan oleh aksi profit taking investor asing lebih besar setelah perdagangan awal pekan menguat. Secara teknikal saham HMSP masih bergerak lemah meskipun berada di area bullish. Sejak perseroan melaporkan kinerja keuangan yang cukup mantap pada semester pertama tahun ini memberikan tenaga bagi HMSP untuk bergerak bullish.

Saham yang sudah pecah saham menjadi 116.318,1 juta lembar dari 4.652,7 juta  pada bulan Juni lalu memiliki kinerja fundamental yang mantap bahkan diakui dunia internasional. Baru-baru ini perseroan baru mendapatkan penghargaan “Manajemen Perusahaan Terbaik” dan “Tata Kelola Terbaik” dalam Pemilihan Perusahaan Terbaik se-Asia yang diadakan oleh FinanceAsia setiap tahunnya.

Melihat kinerja keuangan HMSP terakhir, semester pertama lalu perseroan mendapat keuntungan  hingga Rp6,1 triliun atau meningkat 22,7% dari laba bersih periode yang sama tahun lalu. Meningkatnya kinerja keuangan perusahaan pembuat rokok ini disupport oleh meningkatnya  penjualan hingga  7,4% menjadi Rp21,5 triliun. Dan sepanjang 6 bulan pertama tahun ini HMSP tetap memimpin pangsa pasar rokok tanah air hingga  34,1%.

Untuk pergerakan sahamnya di lantai perdagangan bursa saham hari Selasa (30/08), saham HMSP ditutup lemah pada posisi 4050 dengan volume  perdagangan saham   mencapai 9,27 juta saham . Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham HMSP masih bearish dengan  indikator MA  bergerak datar  dan  indikator Stochastic bergerak turun mendekati  area tengah.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak  turun dengan  +DI yang  bergerak turun juga   menunjukan pergerakan HMSP dalam tekanan.  Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading selanjutnya  pada target level support di level 3980 hingga target resistance di level 4070.

Lens Hu/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here