Bursa Seoul 1 September Ditutup Turun, Perkiraan Kenaikan PDB Q2 Sentimen Penguat

608

Pada penutupan perdagangan bursa saham Korea Selatan Kamis (01/09), indeks Kospi berakhir turun tipis 1,93 poin, atau 0,09 persen, pada 2,032.72Pelemahan indeks Kospi tertekan pelemahan inflasi yang semakin menekan mata uang Won. Sementara peningkatan ekspor gagal mengangkat bursa Seoul hari ini.

Lihat : Indeks Kospi 1 September Dibuka Turun Terganjal Pelemahan Wall Street

Harga konsumen Korea Selatan bulan Agustus melambat terendah dalam 16 bulan, menyalakan kembali kekhawatiran tentang kemungkinan deflasi dalam perekonomian terbesar keempat di Asia ini yang dibebani dengan penurunan berkepanjangan permintaan domestik dan jatuhnya ekspor, demikian data pemerintah menunjukkan Kamis (01/09).

Indeks harga konsumen Korea Selatan naik 0,4 persen bulan lalu dari tahun sebelumnya, tinggal di bawah level 1 persen untuk empat bulan berturut-turut, menurut data yang dikumpulkan oleh Statistik Korea.

Lihat : Inflasi Korea Selatan Agustus Turun Terendah 16 Bulan

Sore ini mata uang Won melemah terhadap dollar AS. Pasangan kurs USDKRW menguat 0,65 persen pada 1,122.05.

Pagi tadi telah dirilis data ekspor Korea Selatan yang membukukan kenaikan. Ekspor Korea Selatan rebound pada bulan Agustus untuk pertama kalinya dalam 20 bulan, perputaran yang mungkin menghidupkan kembali harapan untuk pemulihan bertahap ekonomi yang sangat bergantung pada perdagangan global ini.

Ekspor naik dari yang diperkirakan 2,6% dari tahun sebelumnya menjadi $ 40,13 miliar pada bulan Agustus, menyusul revisi penurunan 10,3% pada bulan sebelumnya, data awal yang dirilis oleh Departemen Perdagangan, Industri dan Energi menunjukkan, Kamis (01/09). Pembacaan Agustus mengalahkan perkiraan pasar median untuk kenaikan 1,2%.

Lihat : Ekspor Korea Selatan Agustus Naik Pertama Kali Dalam 20 Bulan

Pada akhir perdagangan hari ini, saham-saham kapital besar sebagian besar melemah. Saham Samsung turun -1,21 persen, saham Hyundai Motor turun -0,37 persen, saham Amorepacific turun -0,38 persen, saham SK Hynix turun -0,41 persen.

Sedangkan untuk indeks kospi berjangka terpantau turun -0,25 poin atau -0,10% pada 256.25, turun dari posisi penutupan sebelumnya pada 256.50.

Dalam berita perusahaan, produsen elektronik Korea Selatan Samsung ditutup turun 2,04 persen, menyusul laporan smartphone Galaxy Note 7 perusahaan menghadapi masalah pasokan lebih lanjut setelah klaim dari ledakan baterai. Reuters mengatakan Samsung menghentikan pengiriman dari Note 7 ke atas tiga operator Korea Selatan karena melakukan uji kualitas tambahan.

Esok hari akan dirilis data pertumbuhan ekonomi Korea Selatan final Q2 yang diindikasikan meningkat.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan untuk perdagangan selanjutnya indeks Kospi akan berpotensi naik jika data pertumbuhan ekonomi Q2 meningkat. Indeks Kospi diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 253.52-250.61 dan kisaran Resistance 259.49-262.40.


Doni/ VMN/VBN/ Analyst-Vibiz Research Center

Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here