IHSG 1 September Dibuka Turun Tertekan Pelemahan Wall Street dan Rupiah

510

Indeks Harga Saham Gabungan pada awal perdagangan Kamis (01/09) sempat dibuka turun -21,58 poin atau -0,4 persen pada 5364,50. Pelemahan IHSG tertekan pelemahan bursa Wall Street dan Rupiah .

Bursa Saham AS ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis dinihari, tertekan pelemahan minyak mentah dan kewaspadaan mencermati laporan pekerjaan Jumat. Indeks Dow Jones berakhir turun 0,29 persen, pada 18,400.88, dengan penurunan tertinggi saham Chevron. Indeks S & P 500 berakhir turun 0,24 persen, pada 2,170.95, dengan sektor energi memimpin tujuh sektor yang lebih rendah. Indeks Nasdaq ditutup turun 0,19 persen, ke 5,213.22.

Lihat : Bursa Wall Street Berakhir Negatif; Nasdaq Naik 1 Persen Bulan Agustus

Pagi ini juga terpantau Rupiah melemah terhadap dollar AS. Terpantau pasangan kurs USDIDR menguat 0,08 persen pada 13,280.

IHSG pada awal perdagangan tertekan oleh semua sektor yang berada di zona merah dengan pelemahan tertinggi sektor Infrastruktur yang turun 0,77%. Pada pagi ini tercatat 58 saham menguat, sedangkan 104 saham melemah. Sampai saat ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak lebih 448 juta saham dengan nilai mencapai lebih 353 miliar, dengan frekuensi perdagangan sebanyak lebih 16.700 kali.

Pagi ini aksi profit taking taking investor asing masih berlangsung. Terpantau pagi ini dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp. 35,31 miliar.

Lihat : Rekomendasi Saham-saham Unggulan, Kamis 1 September 2016

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan aksi beli saham lanjutan dan penguatan bursa global dan Rupiah. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5326-5294, dan kisaran Resistance 5387-5420.


Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center

Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here