IHSG 2 September Sesi 1 Naik Terdorong Penguatan Rupiah

518

Memasuki sesi 1 perdagangan IHSG Jumat (02/09), IHSG berbalik naik 11,08 poin atau 0,21% pada 5345,63. Kenaikan IHSG terdorong penguatan Rupiah .

Nilai tukar rupiah pada perdagangan valas sesi Asia dan juga perdagangan antar bank menurut  kurs referensi BI hari Jumat (2/9) kembali menguat melanjutkan perdagangan hari sebelumnya oleh momentum pelemahan dollar AS terhadap banyak rival utamanya.  Kurs rupiah untuk perdagangan antar bank juga kembali diperkuat oleh BI.

Pergerakan kurs rupiah di pasar spot pagi  ini bergerak positif dengan posisi penguatan 0,12% dari perdagangan sebelumnya dan kini bergerak pada kisaran Rp13253/US$ setelah  dibuka lemah pada level Rp13255/US$.  Demikian kurs referensi Jisdor yang ditetapkan Bank Indonesia  hari ini   diperkuat  ke  13261  dari  posisi 13269 perdagangan hari Kamis (1/9).

Lihat : Rupiah Jumat Pagi Lanjutkan Penguatan Lawan Dollar

IHSG siang ini terdukung oleh 7 sektor yang berada di zona positif, dengan penguatan tertinggi pada sektor Property yang naik 1,46%. Pada sesi 1 siang ini tercatat 151 saham menguat, sedangkan 118 saham melemah. Sampai siang ini terjadi transaksi perdagangan sebanyak 3,80 miliar saham dengan nilai mencapai 2,31 triliun, dengan frekuensi perdagangan sebanyak 125.807 kali.

Lihat : IHSG 2 September Flat Mengikuti Pergerakan Datar Bursa Asia

Siang ini aksi bargain hunting investor asing berlangung. Terpantau siang ini dana asing yang masuk pasar modal mencapai Rp. 10,99 miliar.

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan penguatan Rupiah dan aksi beli saham lanjutan. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5314-5282, dan kisaran Resistance 5375-5407.

Freddy/VBN/VMN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here