Penjualan Ritel Inggris Agustus Menurun

469

Penjualan ritel Inggris turun pada bulan Agustus, tanda bahwa volatilitas pasca-Brexit kembali ke pasar.

Indeks penjualan eceran The British Retail Consortium-KPMG menunjukkan bahwa penjualan toko yang sama turun 0,9% dalam 12 bulan hingga Agustus, menyusul kenaikan 1,1% tahunan pada bulan Juli.

The Retail Sales Monitor adalah indikator bulanan penjualan ritel toko yang sama. Hal ini dianggap sebagai ukuran penting dari belanja konsumen, yang merupakan pendorong utama perekonomian Inggris.

Ketidakpastian yang berasal dari Brexit telah gagal menghentikan pembelanja Inggris dari belanja musim panas ini, menurut survei terbaru oleh Confederation of British Industry (CBI). CBI melaporkan bulan lalu bahwa 35% dari pengecer Inggris mengatakan volume penjualan meningkat pada bulan Agustus lebih dari setahun yang lalu, dibandingkan dengan 26% yang mengatakan penerimaan turun. Survei tersebut juga menunjukkan bahwa Inggris telah menjadi magnet bagi pembeli asing di bangun dari terjun bersejarah pound setelah pemungutan suara Brexit.

Senin Markit Economics mengatakan kegiatan layanan UK rebound pada bulan Agustus setelah terjun ke kontraksi bulan sebelumnya. PMI jasa naik menjadi 52,9 dari 47,4, menawarkan konfirmasi lebih lanjut bahwa terjun pasca-Brexit itu hanya sementara.

Kantor Statistik Nasional Inggris akan merilis banjir data ekonomi minggu ini, termasuk laporan produksi industri dan manufaktur, Rabu. Kemudian dalam seminggu, pemerintah juga akan melaporkan neraca perdagangan total untuk bulan Juli. Bank of England juga akan melaporkan pada ekspektasi inflasi konsumen pada hari Kamis.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here