IHSG 7 September Ditutup Naik Terdorong Penguatan Rupiah dan Minyak Mentah

289

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan Rabu sore (07/09) berakhir naik 0,17 persen pada 5381,35. Indeks LQ45 juga berakhir naik 0,18 persen pada 927,89. Penguatan IHSG terdorong penguatan Rupiah dan minyak mentah.

Sore ini terpantau Rupiah menguat terhadap dollar AS. Pasangan kurs USDIDR melemah 0,32 persen pada 13,085.

Harga minyak mentah naik pada perdagangan Rabu siang di sesi Asia, terbantu pelemahan dollar AS. Harga minyak mentah berjangka AS naik 15 sen atau 0,33 persen pada $ 44,98 per barel. Sedangkan harga minyak mentah berjangka Brent naik 16 sen atau 0,34 persen pada 47,42 per barel.

Lihat : Harga Minyak Mentah Sesi Asia Naik Terdukung Pelemahan Dollar AS

Pada akhir perdagangan IHSG sore ini, 144 saham menguat, 169 saham melemah. Tercatat transaksi sebesar Rp6,99 triliun dari 10,57 miliar lembar saham diperdagangkan dengan transaksi sebanyak lebih 273.408 kali.

Kenaikan IHSG didukung oleh semua 5 sektor yang naik, dengan penguatan tertinggi sektor Pertambangan yang naik 0,93 persen.

Sore ini terjadi aksi profit taking investor asing, dimana dana asing yang keluar pasar modal mencapai Rp 237,51 miliar.

Analyst Vibiz Research Center melihat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak menguat terbatas terdorong penguatan Rupiah dengan pelemahan dollar AS. IHSG diperkirakan akan bergerak dalam kisaran Support 5349-5319, dan jika naik akan menembus kisaran Resistance 5413-5443.

Doni/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here