Harga Gula ICE Naik Terdukung Kenaikan Minyak Mentah

345

Harga gula berjangka ICE ditutup naik pada akhir perdagangan bursa ICE Futures New York Kamis dini hari (08/09). Harga komoditas ini mengalami penguatan terdukung kenaikan harga minyak mentah.

Harga minyak mentah naik 1,5 persen lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis dinihari terbantu sentimen positif optimisme produsen top dunia bisa menyetujui pembekuan produksi.

Harga minyak mentah berjangka AS naik 67 sen, atau 1,49 persen, ke $ 45,50 per barel.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 68 sen, atau 1,44 persen, ke $ 47,94 per barel.

Lihat : Harga Minyak Mentah Naik 1,5 Persen Terbantu Optimisme Pembekuan Produksi

Para pedagang mengantisipasi bahwa harga minyak yang lebih tinggi akan mendorong produsen tebu lebih memilih mengkonversi tebu menjadi etanol dibandingkan gula, sehingga produksi gula menurun dan semakin meningkatkan harga gula.

Namun kenaikan harga tersebut berkurang dengan adanya penguatan dollar AS. Indeks dolar, yang mengukur dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama naik 0,15 persen lebih tinggi.

Menguatnya dolar AS membuat komoditas gula yang berbasis dolar ini menjadi lebih mahal dalam mata uang lainnya.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi harga gula berjangka untuk kontrak paling aktif yaitu kontrak Oktober 2016 terpantau menguat. Harga gula berjangka paling aktif tersebut ditutup naik sebesar 0,07 sen atau setara dengan 0,35 persen pada posisi 20,29 sen per pon.

Lihat : Harga Gula ICE Naik Terpicu Pelemahan Dollar AS dan Kenaikan Minyak Mentah

Analyst Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga gula berjangka untuk perdagangan selanjutnya berpotensi naik dengan potensi pelemahan dollar AS dengan memudarnya harapan kenaikan suku bunga AS. Harga gula kasar berjangka di ICE Futures New York berpotensi mengetes level Resistance pada posisi 20,80 sen dan 21,30 sen. Sedangkan level Support yang akan diuji jika terjadi penurunan harga ada pada posisi 19,80  sen dan 19,30 sen.

Freddy/VMN/VBN/Analyst-Vibiz Research Center
Editor: Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here